Berita Mojokerto Hari Ini

Jembatan Ambrol Memutus Akses Antarduisun di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto

#MOJOKERTO - Jembatan penghubung antar Dusun Kanigoro- Dusun Legundi dan Dusun Sempu seluas 6 meter x 2 meter itu kini tidak bisa dilewati kendaraan. 

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yuli A
mohammad romadoni
Sebuah jembatan ambrol hingga memutus akses jalan di Dusun Kanigoro, Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Sebuah jembatan  ambrol hingga memutus akses jalan di Dusun Kanigoro, Desa Bleberan Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Jembatan penghubung antar Dusun Kanigoro - Dusun Legundi dan Dusun Sempu seluas 6 meter x 2 meter itu kini tidak bisa dilewati kendaraan. 

Tampak lubang menganga sekitar 2 meter x satu meter di tepi jembatan. Warga memasang bambu dan karung sebagai tanda jembatan ditutup tidak bisa dilewati.

Dari informasi yang dihimpun, jembatan ambrol terjadi pada, Sabtu 12/11/2022) sekitar pukul 18.00 WIB

Penyebab jembatan rusak diduga akibat kontruksi pondasi tergerus aliran sungai Jabung.

Salah satu warga setempat, Yono mengatakan kerusakan jembatan semakin parah karena setiap hari dilewati kendaraan berat truk tronton muatan pakan ayam.

"Kemungkinan gara-gara itu ada truk pakan ternak yang kirim ke Dusun Sempu setelah itu jembatan ambrol padahal warga sudah melarang truk muatan berat lewat sini," jelasnya," Minggu (13/11).

Menurut dia, dampak ambrolnya jembatan itu mengganggu aktivitas warga terutama petani yang hendak menuju ke persawahan.
 
Mereka harus memutar lebih jauh sekitar tiga kilometer melalui jalan alternatif untuk menuju ke ladang dan dusun di sekitarnya.

"Jembatannya ditutup karena tidak bisa dilewati kendaraan jadi harus memutar lumayan jauh menuju SMPN Jatirejo ke arah timur," ungkapnya.

Warga mengeluhkan jembatan rusak padahal baru diperbaiki sekitar dua tahun lalu.

"Dua tahun lalu diperbaiki bersamaan dengan jalan beton tapi sekarang sudah rusak," ucap Yono.

Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Mojokerto, Henri Surya mengungkapkan jembatan ambrol ini merupakan aset milik Desa Bleberan.

Pihaknya mendapat informasi rusaknya jembatan  pada pukul 20.00 WIB.

"Perlu disampaikan itu jembatan aset desa, kami bersama Pak Kadis PUPR sudah survei kondisi jembatan, besok laporan ibu Bupati terkait kondisi dan alternatif rencana penanganan " kata Henri.

Rencananya, perbaikan jembatan aset Desa Bleberan ini akan menggunakan anggaran dari darurat bencana.

"Kita menunggu petunjuk dari Bupati terkait anggaran dan kami berikan pendampingan secara teknis kemungkinan anggaran penanganan darurat bencana,” bebernya.

Henri mengatakan hasil kajian sementara penyebab jembatan ambrol diduga akibat  pondasi jembatan terkikis sungai. Apalagi  pondasi jembatan sudah tidak lengkap karena kerusakan tersebut.

"Bangungan di bawah jembatan pondasi atau Abutment sudah rusak tergerus aliran sungai dan sayap jembatannya sudah tidak ada sehingga air sungai langsung menggerus pondasi jembatan," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved