TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA
Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan, GASPOL Tampung 70 Orang yang Siap Layangkan Laporan ke Mabes Polri
Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan, GASPOL Tampung 70 Orang yang Siap Layangkan Laporan ke Mabes Polri
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Gerakan Suporter Lapor (GASPOL) yang digagas oleh Tim Gabungan Aremania (TGA) terus bergerak dalam upaya usut tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan.
Dalam tragedi selepas Derby Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya itu, tercatat 135 orang meninggal dunia.
Anggota Tim Hukum Gabungan Aremania, Anjar Nawan Yusky mengatakan, jumlah pelapor terus bertambah dalam beberapa hari.
"Untuk update terbaru, total kurang lebih ada 70 pelapor yang siap membuat pelaporan ke Mabes Polri."
"Para pelapor itu adalah saksi mata, korban luka, keluarga korban meninggal dunia maupun korban anak," ucap Anjar Nawan Yusky kepada SURYAMALANG.COM, Senin (14/11/2022).
Anjar Nawan Yusky menjelaskan, data update terbaru jumlah pelapor itu diperoleh pada Minggu (13/11/2022) kemarin.
Setelah itu, pihaknya langsung melakukan konsolidasi.
"Kemarin malam, Minggu (13/11/2022) kami telah lakukan konsolidasi."
"Konsolidasi untuk mempermudah pelaporan, kami ambil seluruh keterangan dari 70 pelapor tersebut, yang kemudian terangkum dan terhimpun dalam 23 peristiwa."
"Dari 23 peristiwa yang dihimpun dari keterangan pelapor itu, di dalamnya terdapat tiga kluster."
"Yaitu, kluster tindak pidana yang menyebabkan kematian, tindak pidana yang menyebabkan orang luka, maupun tindak pidana kekerasan terhadap anak," bebernya.
Nantinya, 23 peristiwa itu akan dibuat sebagai materi pelaporan ke Mabes Polri.
Rencananya, pihak TGA juga akan membawa korban dan keluarga korban untuk ikut mendampingi dalam pelaporan tersebut.
"Kemungkinan ada sekitar 50 orang, baik dari korban maupun keluarga korban yang kita ajak sama-sama ke Jakarta (pelaporan ke Mabes Polri)," ungkapnya.
Disinggung terkait kapan tepatnya kedatangan pelaporan ke Mabes Polri, Anjar Nawan Yusky hanya menjawab singkat.
"Saya belum bisa pastikan kapan harinya."
"Tetapi yang jelas di pekan ini," tandasnya.
Update Google News SURYAMALANG.COM