Berita Surabaya Hari Ini

Mahasiswi Bali Dibayar Rp 3 Juta untuk Adegan Bercinta Bertiga dalam Rekaman Video Syur Kebaya Merah

Mahasiswi Bali Dibayar Rp 3 Juta untuk Adegan Bercinta Bertiga dalam Rekaman Video Syur Kebaya Merah

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Eko Darmoko
YouTube Surya TV
Cuplikan adegan video syur kebaya merah 

SURYAMALANG.COM - Mahasiswi asal Denpasar, Bali, berinisial CZ (22) yang ditangkap Polda Jatim terkait video syur kebaya merah, mendapat bayaran sekitar Rp 3 juta.

Proses pembayaran upah tersebut, dilakukan oleh AH (24) seusai menjual video syur kepada pihak pembeli atau pemesan yang terhubung melalui Twitter dan berlanjut ke Telegram.

"Yang jual AH. Si AH sudah kasih uang lebih kurang Rp 3 juta, dari penjualan itu."

"Iya hasil penjualan itu," ujar Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman, saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Selasa (15/11/2022).

CZ ikut menjadi pemeran wanita dalam adegan video dewasa bersama dua orang pasangan pemeran video kebaya merah yang sebelumnya lebih dahulu viral di Twitter dan TikTok beberapa pekan lalu, yakni ACS (29) pemeran pria dan AH, si kebaya merah.

Baca juga: Muncul Video Threesome Cewek Kebaya Merah, Polda Jatim Tangkap Mahasiswi Bali sebagai Tersangka Baru

Baca juga: VIRAL Video Syur Gadis Pakai Busana Batik Hijau, Pemeran Adalah Siswi SMK Negeri 1 Sampang Madura

Dari aksi ranjang yang dilakukan ketiganya, mereka berhasil menghasilkan video panjang bertema bercinta bertiga, yang dibagi menjadi 18 bagian (part).

"Yang Threesome itu, 18 part, bukan 15 part, (temanya) BDSM; down age, dicipline, sadism, and masocism," katanya.

Pembuatan video tersebut, dilakukan mereka pada Bulan Maret 2022. Tempatnya di sebuah kamar hotel di kawasan Kecamatan Gubeng, Surabaya.

"Iya kawasan Gubeng (hotelnya)," jelas mantan Kapolres Madiun Kota itu.

Farman menerangkan, cara AH menjual video syur bercinta bertiga yang mereka produksi, hingga memperoleh keuntungan.

Proses penjualannya, melalui postingan Twitter untuk menawarkan pembuatan video dewasa dengan tema, kostum dan adegan yang dapat dipesan sesuai permintaan, dengan kisaran harga ratusan ribu, hingga jutaan rupiah.

AH memperoleh pesanan dari seseorang melalui direct message (DM) akun Twitter yang dikelolanya bernama @ainturslvt dan @meamora.

Melalui cuitan di halaman kedua akun tersebut, mereka menawarkan harga sebuah pemesanan video dewasa secara bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Bagi calon pembeli yang berminat dengan jasa layanan dokumentasi video dewasa yang dibuat AH cs, dengan penawaran harga yang telah disodorkan kedua tersangka.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved