Berita Sampang Hari Ini

Muncul Video Panas Cewek Batik Hijau Setelah Kebaya Merah, Pemerannya Ternyata Siswi SMK Sampang

Video cewek batik hijau diketahui dilakukan oleh remaja di Kabupaten Sampang, Madura.identitasnya sebagai siswi SMK di Sampang terungkap.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
Potongan video panas cewek batik hijau mulai viral di Medsos. Pemeran perempuan diketahui sebagai siswi SMK di Sampang Madura 

Penulis : Hanggara Pratama

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Video panas yang menunjukkan adegan seorang cewek berpakaian batik warna hijau lumut beredar luas di Media Sosial (Medsos), Selasa (15/11/2022).

Di saat video Kebaya Merah yang menjadi viral, kasusnya sudah ditangani polisi, kini muncul  video panas cewek batik hijau.

Video mesum cewek batik hijau diketahui dilakukan oleh remaja di Kabupaten Sampang, Madura.

Baca juga: FAKTA BARU Icha Ceeby si Cewek Kebaya Merah: Postingan Sebelum Ketangkap Viral dan Mantan Pasien RSJ

Bahkan pemeran wanita dalam video cewek batik hijau itu telah diketahui identitasnya sebagai siswi SMK  di Sampang.

Video berdurasi 43 detik tersebut menayangkan gadis berpakaian batik warna hijau lumut tengah berbaring di atas kasur dalam keadaan telanjang separuh badan.

Kondisi itu direkam oleh pasangannya menggunakan handphone seluler dengan posisi berada di atas badan si gadis.

Mengetahui kekasihnya merekam video, si gadis seakan tampak malu dan mengalihkan wajahnya sembari menutup wajah dengan lengan.

Usut punya usut, ternyata gadis yang ada di video asusila itu merupakan siswi SMK Negeri 1 Sampang.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sampang, Budi Sulistyo, di mana perbuatan mesum yang dilakukan siswinya terjadi beberapa bulan yang lalu.

"Kalau yang pria saya tidak tahu, yang jelas bukan siswa SMK Negeri 1 Sampang," ujarnya.

Menurutnya, pasca kejadian, siswi yang dirahasiakan namanya itu mengundurkan diri melalui surat yang ditandatangani oleh orang tuanya.

Ia memastikan video mesum tidak direkam di sekolah, sehingga sekolah tidak bertanggung jawab.

Sehingga lebih memilih menyerahkan penanganan kasus asusila itu kepada pihak yang berwajib, kepolisian.

"Rekaman itu dilakukan oleh orang di luar siswa saya, tidak tahu alasannya, mungkin mau menunjukkan jika pernah berpacaran," pungkasnya.

 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved