Berita Persebaya Hari Ini

Sederet Tuntutan Manajemen Persebaya saat RUPS Luar Biasa PT LIB

#PERSEBAYA - "Kami tetap minta dengan penonton dan home-away, itu salah satu yang akan kami minta di RUPS Luar biasa."

Penulis: Khairul Amin | Editor: Yuli A
khairul amin
Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). 

#PERSEBAYA - "Kami tetap minta dengan penonton dan home-away, itu salah satu yang akan kami minta di RUPS Luar biasa, di owner meeting klub kami juga sama meminta itu," ungkap Yahya Alkatiri. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Manajemen Persebaya memastikan bahwa pihaknya tidak akan mengubah pendirian tentang menyuarakan poin-poin penting dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Liga Indonesia Baru yang digelar hari ini, Selasa (15/11/2022).

Hal itu disampaikan manajer Persebaya, Yahya Alkatiri saat dikonfirmasi surya.co.id.

"Kami tetap pada komitmen awal," ungkap Yahya pada surya.co.id, Selasa (15/11/2022).

Sebelumnya Persebaya menyuarakan beberapa poin penting menyambut gelaran RUPS Luar Biasa PT LIB.

Pertama soal sosok pengganti direktur utama PT LIB yang sudah ditetapkan sebagai tersangka imbas insiden di Stadion Kanjuruhan.

Selanjutnya soal format kompetisi, Persebaya ingin formatnya normal sebelum saat dihentikan akibat insiden Stadion Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu. Dengan penonton dan home-away.

"Kami tetap minta dengan penonton dan home-away, itu salah satu yang akan kami minta di RUPS Luar biasa, di owner meeting klub kami juga sama meminta itu," ungkap Yahya Alkatiri pada surya.co.id

Satu lagi yang juga menjadi konsen pihaknya adalah soal peran golden share PSSI.

Untuk diketahui, saham kepemilikan PT LIB 99 persen merupakan milik 18 kontestan Liga 1, 1 persen lainnya milik PSSI.

Meski hanya memiliki saham minoritas, PSSI memiliki hak golden share, hak mutlak yang bisa saja menentukan keputusan tanpa pertimbangan pemegang saham yang lain.

"Dengan golden share itu nanti PSSI bisa membuat keputusan-keputusan mutlak tanpa harus meminta pendapat dari klub, ada beberapa yang dia bisa membuat keputusan mutlak. Itu menurut kami gak fair," tegas yahya.

Poin lain yang menjadi perhatian Persebaya adalah soal perbaikan SOP penyelenggaraan laga, utamanya sisi pengamanan yang sejauh ini dinilai Yahya belum seragam.

Akibatnya, tiap Panpel menerapkan sistem keamanan yang berbeda-beda di setiap pertandingan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved