Berita Malang Hari Ini

Dua Mahasiswa UWG Bangga Menjadi Peserta Festival Kampus Merdeka di Bali

Sebanyak 340 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia terpilih mengikuti Festival Kampus Merdeka di Kura-Kura Bali yang diadakan oleh Kemendikbudri

dok.kemendikbudristek
Sebanyak 340 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia terpilih mengikuti Festival Kampus Merdeka di Kura-Kura Bali yang diadakan oleh Kemendikbudristek. Materi yang diberikan antara lain tentang personal branding. 

SURYAMALANG.COM|MALANG-Sebanyak 340 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia terpilih mengikuti Festival Kampus Merdeka di Kura-Kura Bali yang diadakan oleh Kemendikbudristek.

Dari kampus Malang antara lain dua mahasiswa dari Universitas Widyagama (UWG). Mereka adalah Cintia Anggraini dan Ni Made Ratna Gita Maharani.

Mereka senang dan bangga mewakili kampusnya serta menambah wawasan. Ini merupakan rangkaian acara presidensi G20 di Bali. Para mahasiswa berada di Bali pada 13-15 November 2022.

Sedang kegiatannya seperti ikut seminar dengan pemateri nasional dan internasional. 

"Pesertanya adalah seluruh nahasiswa yang mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Baik alumni maupun yang sedang mengikuti MBKM," jelas Cintia pada suryamalang.com, Rabu (16/11/2022).

Mereka yang telah lolos seleksi mendapat undangan dan surat tugas dari Kemendikbudristek untuk ikut di Bali.

Hadir juga rektor atau perwakilan perguruan tinggi penyelenggara kampus merdeka dan para praktisi. Di acara itu ada sambutan Menteri Nadiem Makarim, Menteri Luhut Pandjaitan dan Menteri ESDM Arifin Tasrif. 

Sedang pameterinyanya Jeffery Sach (President of the UN Sustainable Development Solutions Network).

Serta ada penandatanganan UID-GEM International Green Technology Research and Development Institute serta sesi tanya jawab antara Mendikbudriatek, mahasiswa dan Elon Musk, CEO Twitter.

"Materi yang berkesan bagi saya saat ada sesi tanya jawab dengan Pak Nadiem dengan Elon Musk," jelas Cintia.

Yang diingatnya, Elon Musk menyarakan jika saat mempelajari sesuatu harus mempunyai relevansi mengapa saya mencoba hal tersebut.

"Karena alam bawah sadar kita pada akhirnya akan memilah mana yang relevan dan tidak relevan. Sehingga harus menemukan relevansi mengapa harus mempelajari ini dan itu," kata Cintia. 

Maka setelah mendapat relevansi, otomatis pikiran kita pasti ingin mengingatnya. "Maka saat belajar pahami apa masalahnya dan pahami alat apa yg bisa digunakan untuk memecahkan masalahnya," kata Elon Musk.

Maka saat belajar memahami apa masalahnya, pahami alat apa yg bisa digunakan untuk memecahkan masalahnya.

"Pernyataan beliau berkesan karena sesuai dengan materi yang saya terima selama di AWMM (Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka) Universitas Brawijaya," paparnya. Dimana saat ingin membuat produk, cari dulu masalah apa yg ingin diselesaikan oleh produk kita. "Baru kita beri masyarakat solusi dengan produk yg kita buat untuk menyelesaikan masalah masyarakat," jawabnya.

Ia berharap bekal ini bisa menjadikan ia sebagai pengusaha sukses sehingga bisa memberikan lapangan pekerjaan yang luas. Juga mensejahterakan orangtua dan keluarga yang lain. Sedang Ni Made Ratna menambahkan dengan terlibat di kegiatan ini bisa menambah pengalamannya.

"Sebab saya bertemu pemateri hebat dari nasional maupun internasional. Saya juga bisa melatih skill berbahasa Inggris dan menambah networking dengan bertemu berbagai mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia," pungkasnya. Sylvianita Widyawati

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved