Berita Tuban Hari Ini

Reaksi Bupati Tuban soal Tingginya Kasus Seksual di Lingkungan Pendidikan

PELECEHAN: Di Plumpang dan Grabagan melibatkan oknum guru ngaji. Sedangkan di Senori, Bangilan, dan Palang, menimpa korban yang masih pelajar.

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: Yuli A
pemkab tuban
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky. 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Kasus kekerasan seksual kerap terjadi di lingkungan pendidikan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. 

Baik di pendidikan umum maupun di lingkungan agama. 

Berdasarkan data yang dihimpun surya.co.id, pelecehan seksual sudah terjadi di lima kecamatan belum lama ini. 

Di antaranya, di Plumpang dan Grabagan yang melibatkan oknum guru ngaji. Sedangkan di Senori, Bangilan, dan Palang, menimpa korban yang masih pelajar. 

Kejadian itu pun mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tuban. 

"Semua masyarakat, tokoh agama dan stake holder harus bergerak bersama-sama, menyikapi angka kekerasan di Tuban yang tinggi," kata Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, Jumat (18/11/2022). 

Menurutnya, kalau kebijakan pemerintah baik tapi tidak didukung maka akan sia-sia, oleh karena itu akan dilakukan evaluasi mana yang kurang dibenahi dan yang baik diteruskan.
 
Kasus pelecehan seksual di lingkungan pendidikan akan dikomunikasikan melibatkan stakeholder, untuk menyusun kebijakan dengan cara diminimalisir. 

"Ini tujuannya agar tidak terjadi lagi kasus kekerasan seksual, akan kita bahas tentunya," pungkas mantan anggota DPRD Jatim tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved