Berita Arema Hari Ini

2 Saran Penting untuk Arema FC dari Staf Ahli AFC, Singo Edan Harus Berani Bikin Gebrakan

Singo Edan harus berani bikin gebrakan, ini dua saran penting untuk Arema FC dari Staf Ahli AFC

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram @aremafcofficial
John Alfarizi (kiri), Adilson Maringa (kanan), dua saran penting untuk Arema FC dari staf ahli AFC, Singo Edan harus berani bikin gebrakan 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Ada dua saran penting yang dilontarkan staf ahli AFC untuk Arema FC agar segera bangkit dari keterpurukan. 

Saran itu dilontarkan dalam rangka mendukung Arema FC di masa pemulihan pasca tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan Aremania. 

Dari saran yang dilontarkan staf ahli AFC, Singo Edan pada dasarnya harus berani membuat gebrakan. 

Beberapa gebrakan itu bisa dilakukan dari sisi struktur organisasi hingga penyelenggaraan pertandingan. 

Diungkap Match Commissioner AFC, Ronny Suhatril, berikut dua saran penting untuk Arema FC:

1. Revitalisasi struktur organisasi 

Potret pemain Arema FC saat sedang latihan untuk artikel Berita Arema Hari Ini
Potret pemain Arema FC saat sedang latihan untuk artikel Berita Arema Hari Ini (SURYAMALANG.COM)

Saran pertama yang diungkap Ronny Suhatril adalah revitalisasi struktur organisasi yang komprehensif.

Tujuannya agar Arema FC profesional dan modern dalam pengelolaan klub.

Revitalisasi tersebut bisa dilakukan dengan menambah jumlah personel profesional dalam lingkup manajerial.

Sehingga, beban kerja dan tanggung jawab bisa merata dan dilaksanakan dengan lebih maksimal dan terorganisasi.

“Tujuannya agar semua berjalan dengan lancar, karena manajemen klub sepak bola ini adalah sebuah sistem" kata Ronny Suhatril mengutip Kompas.com Sabtu, (19/11/2022). 

"Banyak hal yang harus dikerjakan sesuai dengan tupoksinya,” imbuhnya. 

Ronny Suhatril menjelaskan bahwa hal itu masih sebatas analisis awal.

Butuh pertimbangan lebih lanjut karena masing-masing klub memiliki kultur berbeda tapi setidaknya ada benang merah yang bisa ditarik.

“Masing-masing klub memang memiliki sistem kerja sendiri, namun harus ada yang menjadi patokan ideal dari suatu sistem manajemen,” katanya menjelaskan.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved