Kamis, 23 April 2026

Berita Lamongan Hari Ini

Banjir yang Genangi Jalan Nasional Lamongan-Babat Surut

Ruas jalan nasional Lamongan-Babat, tepat di Desa Plosowahyu, depan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang semula tergenang banjir, kini surut

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: rahadian bagus priambodo
Hanif Manshuri
Jalan nasional Lamongan, tepatnya di Plosowahyu tergenang akibat luapan air Sungai Plalangan, Sabtu (19/11/2022) 

SURYAMALANG.COM|LAMONGAN - Banjir di sejumlah ruas jalan di Lamongan sudah surut. Pengguna jalan kembali bisa melintas dengan leluasa tanpa harus mencari jalan alternatif.

Ruas jalan nasional Lamongan - Babat, tepat di Desa Plosowahyu, depan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang semula tergenang, kini sudah surut. 

Tak ada lagi genangan di badan jalan dua ruas selatan median jalan. Sisa genangan hanya ada di bahu jalan. 

Sementara dari Sungai Plalangan tidak lagi terjadi luberan, lantaran volume air di Sungai Plalangan juga surut mengalir ke hilir, Bengawan Jero.

Serupa, genangan dalam kota, tepatnya di jalan Pahlawan yang semula tenggelam  akibat luberan aliran Kalianyar juga surut.

Permukaan air di sejumlah anak sungai terpantau surut. Surutnya air di anak sungai ini karena di hulu tidak  lagi turun hujan, termasuk keseluruhan wilayah Lamongan.

"Sudah surut. Sejumlah ruas jalan sudah terbebas dari banjir. Termasuk jalan nasional, jalan Pahlawan dan jalan Sugio, tepatnya di Baturono, " kata Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Lamongan, Muhammad Muslimin, Sabtu (19/11/2022) petang.

Menurut Muslimin, pihaknya tetap mewaspadai sejumlah tanggul yang terpantau rawan. Utamanya, tanggul Sungai Plalangan.

Baik tanggul kan maupun kiri, ada beberapa titik yang tergerus derasnya arus sungai. 

Muslimin mengapresiasi langkah gotong royong warga Tambakploso yang selalu siaga untuk menanggulangi beberapa tanggul rawan.

"BPBD terus memantau dan mempersiapkan material untuk penanggulangan tanggul di sejumlah anak sungai, " kata Muslimin.

Ada gedek guling, glangsing, bongkotan, kawat, terpal dan alat berat. Sebagain material sudah di drop di lokasi.

Menurut Muslimin, jika tidak ada kiriman air dari hulu, anak sungai yang ada bisa dipastikan aman.

"Seperti hari ini, tidak turun hujan, semua permukaan  anak sungai surut. Dan tak ada genangan lagi di ruas jalan nasional maupun kabupaten, " kata Muslimin.

Ia berharap pada masyarakat untuk mengedepankan kesadaran tidak membuang sampah di kali, sungai maupun saluran air. (Hanif Manshuri)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved