TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA
Pasca Tragedi Kanjuruhan, Mantan Petinggi AFC Sarankan Arema FC Agar Terbuka Soal Program ke Publik
Pasca Tragedi Kanjuruhan, Mantan Petinggi AFC Sarankan Arema Agar Terbuka Soal Informasi ke Publik
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Mantan Manajer Kompetisi AFC, Mohd Saifuddin asal Malaysia, menyarankan kepada manajemen Arema FC agar lebih terbuka ke publik.
Saran ini diberikan, agar publik mengetahui apa yang saat ini sedang dilakukan manajemen Arema FC pasca Tragedi Stadion Kanjuruhan.
Ketrbukaan ini menyangkut, mulai dari program jangka pendek, hingga program jangka panjang.
"Manajemen Arema FC harus sudah mulai membuka diri untuk bercerita ke publik tentang apa yang dihadapi, apa yang sedang dikerjakan."
"Baik untuk jangka pendek, maupun pembenahan rencana masa depan jangka panjangnya nanti," ucapnya, saat melakukan pertemuan online dengan manajemen Arema FC, Senin (22/11/2022) kemarin.
Pria setengah baya yang juga mantan Sekjen Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) ini mengakui bahwa terdapat beban berat yang dialami klub Arema FC.
Oleh sebab itu, dia menyarankan manajemen harus menyusun program jangka pendek dan jangka panjang.
Agar nantinya dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap Arema FC.
"Jangka pendek bagaimana menunjukkan kepada banyak orang, bahwa manajemen meskipun menderita masih punya semangat dan kepercayaan untuk menghadapi lanjutan kompetisi."
"Apalagi, Arema FC dilarang bermain di homebase sendiri, serta tanpa dukungan fansnya."
"Sangat berat, tapi harus ditunjukkan dengan kuat,” tegasnya.
Dia menyampaikan, untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Arema FC kuncinya adalah prestasi.
"Memang hanya dengan prestasi untuk mengatasi perkara ini."
"Semua harus kuat, klub, tim dan suporter."
"Klub memang sangat terbebani juga fansnya."
"Jangan melihat ke belakang, harus maju menatap harapan ke depan, ke arah future development for Arema FC,” tandasnya.
Update Google News SURYAMALANG.COM