Atlet Esports Indonesia akan Berjuang di Kejuaraan Dunia Esports IESF 2022

Setelah Menjadi Juara Di Piala Presiden Esports 2022, Atlet Esports Indonesia Akan Berjuang Di Kejuaraan Dunia Esports IESF 2022

Penulis: Dya Ayu | Editor: Yuli A
Piala Presiden Esports
Dewa United Esports juara Lokapala 

SURYAMALANG.COM, BATU - Meski rangkaian Piala Presiden Esports 2022 telah berakhir, namun perjuangan para atlet esports tanah air belum usai.

Bigetron Alpha dan NFT Esports yang masing-masing berhasil meraih gelar juara untuk cabang game Mobile Legends dan PUBG Mobile di Piala Presiden Esports 2022, berkesempatan mengikuti seleksi nasional demi mewakili Indonesia di ajang Kejuaraan dunia Esports IESF 2022.

Turnamen IESF 2022 rencananya akan digelar di Bali pada 1 hingga 12 Desember 2022 mendatang. Turnamen ini bisa menjadi salah satu panggung bagi atlet esports tanah air untuk membawa nama Indonesia dikanca dunia.

Ginta Kamka selaku Wakil Ketua Penyelenggara Piala Presiden Esports berharap NFT Esports dan Bigetron Alpha selaku jawara Piala Presiden Esports 2022, dapat meneruskan perjuangan mereka ke kancah internasional.

“Piala Presiden Esport 2022 merupakan salah satu jalur kualifikasi menuju IESF 2022, sehingga tentunya kami berharap bahwa jika NFT Esports dan Bigetron Alpha dapat meneruskan semangat mereka dan mengukir prestasi di ajang internasional. Harapan besar tersebut juga harus didukung dari persiapan yang matang, baik dari segi fisik maupun mental,” kata Ginta Kamka, Kamis (24/11/2022).

Menambahkan yang disampaikan Ginta Kamka, Yohanes Siagian selaku Wakil Ketua Bidang Atlet dan Prestasi mengatakan hadirnya Piala Presiden Esports merupakan langkah penting bagi ekosistem esports. Acara ini juga memberikan kesempatan kepada atlet-atlet baru untuk menapaki karier mereka di skena pro.

“Piala Presiden Esports 2022 ini merupakan sesuatu yang sangat penting bagi ekosistem kita. Turnamen ini bukan hanya mengangkat game-game yang sudah established, tapi juga lebih penekanan ke game-game lokal seperti Battle of Guardians dan Lokapala. Maka dari itu turnamen ini juga memberikan kesempatan kepada atlet-atlet yang mungkin bukan dari level pro untuk bersinar,” ujar Yohanes Siagian.

Sementara itu Yama P. Sumbodo selaku tim Public Relations Garudaku mengapresiasi gelaran Piala Presiden Esports 2022. Ia mengatakan jika kolaborasi antara seluruh ekosistem esports sudah terjalin sangat baik dan harus perlu dilanjutkan.

“Kami mengapresiasi sekali kolaborasi antara seluruh ekosistem esports mulai dari Garudaku, KINCIR, dan PBESI yang sudah terjalin sangat baik dan perlu terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Nantinya kita berharap akan bisa menemukan bibit-bibit terbaik dari ajang Piala Presiden Esports selanjutnya. Garudaku ingin mengucapkan selamat kepada pemenang Piala Presiden Esports 2022 yang akan bersiap untuk mengharumkan nama Indonesia di ajang IESF 2022 nanti,” jelas Yama P. Sumbodo.

Sementara bagi para pemenang yang akan mengikuti serangkaian seleksi di World IESF Championship, kemenangan di Piala Presiden Esports 2022 membuka lebih banyak kesempatan dalam berkarier di industi esports, khususnya pro player. Kesempatan ini yang harus dimanfaatkan dengan baik agar api semangat para pemenang tetap terjaga sehingga mampu tampil maksimal di World IESF Championship.

“Keberhasilan kami dalam Piala Presiden Esports 2022 menjadi pencapaian yang luar biasa dari enggak hanya untuk Bigetron Alpha, tetapi juga ION Beta yang sudah berhasil mengalahkan tim profesional tanah air lain, yang juga merupakan perwakilan dari Indonesia dalam turnamen Internasional tahun ini,” tutur Vinzent Indra selaku Team Director Bigetron Alpha.

Sedangkan Febrianto Genta Prakasa sebagai perwakilan juara Piala Presiden Esports 2022 PUBGM juga menambahkan kesempatan luar biasa ini jadi motivasi untuk selalu memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

“Kami merasa sangat bangga bisa menjadi juara Piala Presiden Esports 2022.  Ini jadi kesempatan luar biasa untuk saya dan rekan setim, untuk terus termotivasi memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Sekarang tim kami sedang fokus latihan setiap hari, untuk bisa memberikan yang terbaik atas kesempatan yang sudah kita dapatkan ini,” ucap Febrianto Genta Prakasa.

Terakhir, Dr Andi Kurniawan, SpKO selaku Spesialis Kedokteran Olahraga & Mitra Coda Indonesia memberikan pandangan, faktor kesehatan juga memiliki pengaruh pada performa atlet esports. Ia menambahkan jika atlet esports juga harus menjaga kesehatan seperti layaknya atlet konvensional, demi meningkatkan performa mereka saat turnamen berlangsung.

“Saya merasa jika esports itu kita harus melihat sebagai sebuah olahraga yang konvensional. Banyak sekali faktor yang bisa mempengaruhi performa atlet esports. Tidak hanya secara teknik ataupun skill, tetapi kesehatan fisik juga gitu berpengaruh. Misalnya kalau jam tidurnya tidak cukup, pasti akan berpengaruh ke performa saat bertanding. Begitu juga kesehatan mental yang jika secara psikologis kurang maksimal, pastinya juga akan berpengaruh ke performa mereka,” ucap Dr Andi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved