Berita Surabaya Hari Ini

Pacar Hamil 3 Bulan Tuntut Nikah, Residivis di Surabaya Ini Curi Banyak Tabung LPG

AKIBAT HAMILI PACAR - Pemuda Surabaya ini ternyata residivis kasus penjambretan ponsel tahun 2021, ditangkap di Polsek Wonokromo.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Yuli A
luhur pambudi
RESIDIVIS - RAS (24) asal Dukuh Pakis, Surabaya ini nekat mencuri tabung elpiji 3 kg di sejumlah warung kopi dan warung makan di Surabaya.  

AKIBAT HAMILI PACAR - Pemuda Surabaya ini ternyata residivis kasus penjambretan ponsel tahun 2021, ditangkap di Polsek Wonokromo.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Desakan segera menikahi sang pacar yang sedang hamil tiga bulan, akhirnya membuat pemuda yang kesehariannya cuma bekerja sebagai kuli bangunan, berinisial RAS (24), gelap mata. 

Agar dapat segera memperoleh uang secara cepat, pemuda asal Dukuh Pakis, Surabaya itu nekat mencuri tabung elpiji 3 kg, di sejumlah warung kopi dan warung makan di dua Kecamatan Kota Surabaya. 

Empat kali aksi pencurian elpiji yang dilakukan tersangka di warung makan kawasan Kecamatan Rungkut, Surabaya. Sedangkan, aksi pencuriannya yang terakhir, dilakukan di sebuah warkop kawasan Jalan Jarak, Sawahan, Surabaya. 

"Iya buat kebutuhan sehari-hari, dan rencana menikah (kondisi pacar hamil 3 bulan)," ujar RAS seraya menundukkan kepala, saat ditanyai awak media, di Ruang Aula Mapolsek Tegalsari, Kamis (24/11/2022). 

Sementara itu, Kapolsek Tegalsari Polrestabes Surabaya Kompol Imam Mustolih mengatakan, pelaku menggunakan sebuah obeng untuk mencongkel pintu warung yang menjadi sasarannya. 

Setelah berhasil memperoleh benda target pencuriannya. Tabung elpiji 3 kg atau melon tersebut, akan dijual tersangka ke tempat beberapa toko yang menjadi kenalan tersangka. 

Tersangka berhasil ditangkap setelah kedapatan membawa dua tabung elpiji hasil curian menggunakan motor Honda Supra Fit melintas di kawasan Jalan Raya Dinoyo, Tegalsari, Surabaya. 

"Modus operandi langsung melakukan mencongkel warung," ujar mantan Kasat Lantas Polres Trenggalek itu, pada awak media di Mapolsek Tegalsari. 

Berdasarkan catatan polisi. Tersangka merupakan residivis kasus penjambretan yang pernah ditangkap Anggota Polsek Wonokromo, pada tahun 2017 dan baru keluar pada tahun 2021.

"Residivis, kasus penjambretan ponsel tahun 2021, ditangkap di Polsek Wonokromo," pungkas mantan Kasat Lantas Polres Madiun itu. 

Akibat perbuatannya, tersangka bakal dikenai Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved