Berita Tuban Hari Ini

Penyesalan Ibu Penjaja Ginjal di Tepi Jalan Kota Tuban

IBU JUAL GINJAL - "Saya ditagih utang terus sampai datang di rumah. Angsuran tiap bulan bervariasi, ada Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta." 

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: Yuli A
mochammad sudarsono
ER (59) ibu yang menawarkan ginjal di tepi jalan Kota Tuban kini menyesal dan minta maaf atas ulahnya. 

IBU JUAL GINJAL - "Saya ditagih utang terus sampai datang di rumah. Angsuran tiap bulan bervariasi, ada Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta." 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - ER (59) ibu yang menawarkan ginjal untuk dijual kini menyesal dan minta maaf atas ulahnya.

Di hadapan polisi, perempuan asal Kecamatan Tuban itu mengaku menyesal dan minta masyarakat agar tidak mengikuti hal yang tidak benar.

"Menyesal dan minta maaf atas ketidaktahuan saya, jangan ditiru," katanya di hadapan polisi, Kamis (24/11/2022). 

ER yang berstatus janda itu menjelaskan, jika apa yang dilakukan dengan berniat menjual ginjal sangat bertentangan undang-undang dan dilarang.

Dengan adanya kejadian ini, ia berharap jangan ada masyarakat yang meniru aksinya beberapa hari lalu, dengan membawa poster jual ginjal disertakan nomor hand phone.

"Jangan dicontoh ini tidak benar, saya frustasi atas hutang yang dilakukan anak kedua yang mencapai ratusan juta," pungkas ibu tiga anak tersebut. 

Sementara itu, Kapolsek Tuban, Iptu Rianto, menyatakan apa yang dilakukan ibu tersebut sangatlah tidak benar.

Polisi juga memberikan konseling dan santunan. 

Selain itu juga melakukan edukasi terhadap ibu ER, yang sempat viral karena mau menjual organ tubuhnya.

"Bahwa apa yang dilakukan ibu ER tidak benar, sehingga jangan sampai ditiru masyarakat lainnya. Kita berikan edukasi," pungkas Kapolsek.

Sebelumnya diberitakan, Seorang ibu asal Kecamatan Tuban, terbilang nekat setelah melakukan aksinya menjual ginjal, di tepi jalan Basuki Rahmat, Senin (21/11/2022).

Ibu berinisial ER (59) melakukannya demi membayar utang anak senilai hampir Rp 200 juta.

Sambil membawa poster yang bertuliskan “Di jual ginjal” serta mencantumkan nomor telepon, ia berharap ada yang mau membeli.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved