Berita Surabaya Hari Ini

Wali Kota Surabaya Setuju Kenaikan Tarif PDAM, Siapkan Air Gratis untuk Warga Miskin

PDAM< SURABAYA - Penggunaan 10-20 meter kubik, dikenakan Rp900 per kubik. Penggunaan air 20-30 meter kubik, tarif dihitung Rp 1.200 per kubik.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yuli A
bobby c koloway
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi 

Untuk penggunaan 10-20 meter kubik, dikenakan Rp 900 per kubik. Kemudian penggunaan air 20-30 meter kubik, tarif dihitung Rp1.200 per kubik. Di atas 30 meter kubik akan dikenakan tarif standar.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyetujui penyesuaian tarif air minum di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada. Mendukung hal ini, PDAM juga akan menyiapkan pembebasan tarif bagi warga miskin.

Menurut Cak Eri, penyesuaian tersebut demi memastikan program subsidi air untuk masyarakat bisa tepat sasaran. Selama ini menurutnya, banyak warga kelas menengah atas yang menikmati tarif dasar, Rp600 per meter kubik.

"Selama ini, harga PDAM warga miskin dengan warga pendapatan tinggi itu tidak ada bedanya," kata kata Wali Kota Eri di Surabaya, Kamis (24/11/2022). 

Tak hanya itu, orang yang tinggal di perumahan mewah menikmati tarif air yang sama dengan warga di perkampungan. "Padahal, terkait NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) antara rumah perkampungan dengan rumah klaster itu selisihnya jauh," katanya.

Seharusnya, penyesuaian tarif diberikan berdasarkan luasan rumah, besaran data listrik, hingga jumlah pemakaian air dalam satu bulan. Semakin besar masing-masing indikator, maka semakin besar pula tarif dasar yang diberlakukan.

"Selama ini, warga yang mampu mensubsidi warga tidak mampu. Seharusnya, warga mampu harusnya bayar lebih mahal dari warga kurang mampu, ini yang saya minta ke PDAM," ujar Cak Eri.

Oleh karenanya, ia menyetujui usulan PDAM agar tarif dasar air disesuaikan menjadi Rp2.600 permeter kubik. Ini mengacu Permendagri Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum.

Serta, SK Gubernur Jatim Nomor 188/775/KPTS/013/2021 tentang Pedoman Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Air Minum Bagi BUMD kabupaten/kota se - Jawa Timur tahun 2022.

"Seluruh PDAM termasuk Surabaya itu ditetapkan (tarif air) Rp2.656. Tapi kemarin saya tentukan agar dibulatkan menjadi Rp2.600 saja," terangnya.

Namun, kenaikan ini tak berlaku pada konsumen yang masuk predikat warga miskin. Nantinya, mereka akan mendapatkan pembebasan tarif dengan sejumlah persyaratan.

Pertama, warga miskin tersebut sesuai dengan kriteria. Hal ini mengacu pada Kepmen Permukiman Dan Prasarana Wilayah (Kepmen Kimpraswil) No 403 Tahun 2002 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat dan 14 Kriteria Kemiskinan Badan Pusat Statistik (BPS).

Dalam ketentuan ini, warga tersebut tinggal di rumah seluas 45 meter persegi, dengan listrik maksimal 900 Watt dan lebar jalannya 3 meter. Masyarakat yang tinggal dengan kriteria ini, akan mendapatkan pembebasan tarif air hingga 20 meter kubik pertama.

Kemudian, pada pemakaian 20 - 30 meter kubik akan dikenakan Rp600 rupiah per meter kubik. Sedangkan apabila pemakaian di atas 30 meter kubik, maka berlaku tarif standar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved