Breaking News
Jumat, 17 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Pemberlakuan Kurikulum IKM, Siswa TK Daftar Jadi Anggota Perpustakaan Kota Malang

TK Selaras Cita Kota Malang kunjungan ke Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang, Kamis (24/11/2022).

Editor: Zainuddin
suryamalang.com/Septyana Cahyani Eka Saputri
Siswa Taman Kanak-Kanak Selaras Cita Kota Malang mendapatkan arahan dari pustakawan, Kamis(24/11/2022). 

SURYAMALANG.COM, MALANG – TK Selaras Cita Kota Malang kunjungan ke Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang, Kamis (24/11/2022).

Kunjungan ini sebagai bagian dari pemberlakuan Kurikulum Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

"Pembelajarannya adalah mengajak siswa untuk berkegiatan dan memanfaatkan lingkungan sekitar sesuai tema lingkungan sekitar dengan topik adalah Kota Malang," ujar Hariani, Kepala Playgroup dan TK Selaras Cita kepada SURYAMALANG.COM.

Siswa dan siswi masuk Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang pukul 09.10 WIB. Para siswa mendapat pelatihan cara memasuki dan memakai fasilitas umum.

"Mereka wajib memakai protokol kesehatan, seperti masker dan hand sanitizer," tutur Hariani.

Para siswa juga belajar mendaftar menjadi anggota perpustakaan. Syaratnya cukup mudah, yaitu membawa Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Keluarga (KK).

"Orang tua bisa mendampingi anak-anaknya untuk mendaftar," lanjutnya.

Ada dua ruang baca di Perpustakaan Kota Malang, yaitu ruang baca umum dan ruang baca anak.

Para siswa masuk ke Perpustakaan dalam dua sesi. Sesi pertama sebanyak 50 anak, dan sesi kedua sebanyak 50 anak.

"Pihak Perpustakaan yang membatasi 50 anak untuk masuk ke ruang baca anak. Sesi pertama adalah TK B5 dan TK A5," tutur Hariani.

Anak-anak tidak boleh membawa tas saat masuk ke ruang baca. Tas ditaruh di dalam loker.

"Memasuki ruang baca sangat mengedukasi anak-anak. Mereka diajarkan untuk bersikap duduk yang benar, menahan diri untuk tidak berbuat gaduh, tidak makan dan minum, tidak merusak buku, tidak mencorat-coret buku, dan hanya boleh meminjam maksimal empat buku," terangnya.

Para siswa juga bisa memonton film edukatif. Kali ini para siswa menonton film yang bercerita tentang penjual susu keliling.

"Pelajarannya, anak-anak harus bersikap jujur, dan tidak boleh menipu pelanggan. Kesuksesan itu harus diusahakan dengan kegigihan," imbuhnya.

Kegiatan ini berlangsung pada 21-24 November 2022. Kegiatan ini dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama ke Alun-alun Merdeka, dan kelompok kedua ke Perpustakaan Kota Malang.

"Sebelumnya anak-anak pergi ke Lapangan Rampal untuk melihat lingkungan di sekitar sana," tutur Hariani.(Septyana Cahyani Eka Saputri)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved