Berita Kota Batu Hari Ini

Pemkot Batu Kirim 8 Tagana dan Sayur Mayur serta Mainan untuk Pengungsi Gempa Cianjur

Sayur mayur dari Kota Batu untuk pengungsi gempa bumi Cianjur yang banyak mengalami sembelit karena sering mengonsumsi mie instan.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Yuli A
Tribunnews
Nasib Pengungsi Gempa Cianjur 

Sayur mayur dari Kota Batu untuk pengungsi gempa bumi Cianjur yang banyak mengalami sembelit karena sering mengonsumsi mie instan.

SURYAMALANG.COM, BATU - Dinas Sosial Pemerintah Kota Batu memberangkatkan bantuan logistik untuk dapur umum dan delapan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Batu ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022).

Tindakan itu untuk membantu para korban gempa bumi bermagnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) lalu. 

Hingga Sabtu (26/11/2022) kemarin, jumlah korban meninggal dunia mencapai 318 orang. Sedangkan jumlah korban luka akibat gempa hingga saat ini berjumlah 7.729 orang, dengan rincian, luka berat 595 dan luka ringan 7.134.

Sementara jumlah warga yang mengungsi berjumlah 73.693 jiwa yang tersebar di 16 kecamatan.

Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Ririk Mashuri, mengatakan anggota yang diberangkatkan akan membantu di dapur umum bersama tim dari Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 9 ton bantuan logistik berupa bahan pangan turut diberangkatkan.

“Kami memberangkan delapan orang untuk membantu di dapur umum. Total bantuan yang diberangkatkan sekitar 9 ton, bantuan ini juga terkumpul dari masyarakat Kota Batu,” kata Ririk Mashuri, Minggu (27/11/2022).

Nantinya Tagana dari Kota Batu akan membantu di posko dapur umum di Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Cianjur.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko berpesan agar Tagana yang berangkat dapat berhati hati karena ada potensi gempa susulan.

“Saya merasa senang dan mengucapkan terima kasih kepada relawan yang berangkat ke Cianjur. Masih ada potensi gempa susulan, saya berpesan kepada semua relawan untuk berhati-hati dan menjaga diri,” ujar Dewanti.

Selain itu Tagana Kota batu juga membawa pasokan sayur mayur asli Kota Batu. Sayur mayur ini dibawa karena selama berada di pengungsian, banyak pengungsi yang mengalami sembelit karena sering mengonsumsi mie instan.

Bahan yang dibawa di antaranya wortel seberat 3 ton, kentang 1,5 ton hingga kacang panjang 1 kuintal. Ditambah pula snack dan susu formula untuk anak-anak.

Sayur mayur yang dibawa ke Cianjur diperoleh murni dari uluran tangan kelompok keagamaan maupun kelompok masyarakat Kota Batu. Serta dibantu pula pedagang sayur maupun didapat dari petani yang mayoritas berada di Kecamatan Bumiaji.

Tak hanya logistik, Tagana Kota Batu juga membawa mainan dan alat gambar untuk dibagikan kepada anak-anak di pengungsian.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved