Berita Malang Hari Ini

Bakso Sayur Pakis Juara 1 Festival Mbakso Bareng Bupati Malang, Sanusi

BAKSO PAKIS - "Awalnya sayur saya rendam dulu terus diperas airnya, setelah itu saya campur dengan cabai. Dan ini cara membuatnya tanpa minyak." 

Editor: Yuli A
Lu'lu'ul Isnainiyah
Bupati Malang, Sanusi, menyerahkan hadiah bagi juara 1 festival bakso, Ibtidaul Khoiriyah, peserta dari Kecamatan Pakis. 

BAKSO PAKIS - "Awalnya sayur saya rendam dulu terus diperas airnya, setelah itu saya campur dengan cabai. Dan ini cara membuatnya tanpa minyak." 

Reporter: Lu'lu'ul Isnainiyah

SURYAMALANG.COM, MALANG - Para pedagang bakso berlomba-lomba menjadi juara Festival Mbakso Bareng Bupati dalam rangka perayaan Hari Jadi ke-1.262 Kabupaten Malang. 

Festival bakso ini digelar di halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Minggu (27/11/2022).

Tak hanya menyajikan bakso yang enak saja, namun para peserta harus memunculkan kreativitas.

Bakso yang disajikan harus unik dan baru bagi kalangan pecinta bakso di Malang.

Terdapat 33 peserta yang mewakili masing-masing kecamatan di Kabupaten Malang. 

Ibtidaul Khoiriyah, peserta dari Kecamatan Pakis mendapatkan juara pertama dari penilaian juri. 

"Alhamdulillah senang banget, perjuangan saya tidak sia-sia," ucap Khoiriyah.

Khoiriyah menyabet juara satu karena menyajikan bakso pakis pedas, bakso cumi, dan bakso jamur.

Menurut Khoiriyah, bakso pakis adalah inovasi baru baginya. Mengingat, di Kecamatan Pakis terdapat banyak sayur pakis yang ingin diangkatnya.

"Ide membuat bakso pakis ini baru muncul tiga hari sebelum festival. Yang minta sebenarnya Bu Camat, katanya jangan bakso jamur dan cumi saja, coba buat sayur pakis saja khasnya di kecamatan ini," terang perempuan berkerudung merah itu. 

Usai mendapatkan ide membuat bakso pakis, Khoiriyah lantas membuat percobaan bakso tersebut tiga hari sebelum festival dimulai.

Ia menyebutkan banyak tantangan untuk membuat bakso ini. Terutama untuk menciptakan rasa yang sesuai dengan lidah penikmat bakso.

"Awalnya sayur saya rendam dulu terus diperas airnya, setelah itu saya campur dengan cabai. Dan ini cara membuatnya tanpa minyak," tegasnya.

Tiga hari percobaan membuat bakso pakis tidaklah mudah bagi Khoiriyah. Namun, jerih payah Khoiriyah telah terbayar usai mendapatkan juara pertama, dengan nominal hadiah Rp 10 juta. 

"Harapan saya, bakso pakis bisa membawa nama baik Kecamatan Pakis di lokal dan mancanegara," imbuhnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved