Berita Malang Hari Ini

Masih Ada Pembengkakan dan Pendarahan Otak Pada Korban Perundungan di SD Kepanjen Malang

PERUNDUNGAN - ES mengatakan kondisi anaknya belum pulih total. Dari hasil CT Scan menyebutkan jika ada pembengkakan di otak dan adanya pendarahan.

Editor: Yuli A
Tribunnews
ilustrasi 

PERUNDUNGAN - ES mengatakan kondisi anaknya belum pulih total. Dari hasil CT Scan menyebutkan jika ada pembengkakan di otak dan adanya pendarahan.

Reporter: Lu'lu'ul Isnainiyah

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kondisi siswa SD Kepanjen di Kabupaten Malang yang mengalami perundungan oleh kakak kelasnya hingga koma sampai saat ini belum membaik.

MWF (7) masih harus kembali ke Rumah Sakit Islam (RSI) Gondanglegi untuk melakukan kontrol.

Sebelumnya, MWF pada hari Sabtu (26/11/2022) telah pulang dari RSI Gondanglegi. Pada Senin (28/11/2022), korban kembali kontrol.

Informasi kontrolnya MWF ke RSI Gondanglegi disampaikan langsung oleh ayah korban, ES.

"Nanti kami ke RSI Gondanglegi kontrol ke dokter saraf, karena ada gumpalan darah," ujar ES kepada SURYAMALANG.COM.

ES mengatakan jika kondisi anaknya belum pulih total. Dari hasil CT Scan menyebutkan jika ada pembengkakan di otak dan adanya pendarahan.

"Yang dirasakan belum bisa terkena cahaya, sering bilang kepalanya pusing," tegasnya.

Mengenai proses hukum adanya kejadian perundungan yang menimpa anaknya, ES lebih menyerahkannya ke aturan hukum yang berlaku.

"Dari pihak kepolisian prosesnya saat ini masih penyidikan," ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, MFW mengalami kasus perundungan dari kakak kelasnya yang berjumlah tujuh orang.

Kejadian ini mencuri perhatian bagi beberapa pihak, khususnya Bupati Malang, Muhammad Sanusi.

Sebelumnya Sanusi menjenguk korban perundungan ke RSI Gondanglegi pada Jumat (24/11/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved