Berita Jember Hari Ini

Polisi Jember Ringkus Perampok 1,5 Kg Emas dan Uang Rp 18 Juta

Pelaku bernama Soryanto (39) itu menggasak perhiasan emas di toko milik Agus (72) seberat 1,5 kilogram dan uang tunai Rp 18 juta.

Editor: Yuli A
Imam Nawawi
Pelaku bernama Soryanto (39) itu menggasak perhiasan emas di toko milik Agus (72) seberat 1,5 kilogram dan uang tunai Rp 18 juta. 

Reporter: Imam Nawawi

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Perampok Toko Emas "Murni" di Jalan Sultan Agung, Jember, Jawa Timur berhasil ditangkap oleh polisi.

Pelaku bernama Soryanto (39) itu menggasak perhiasan emas di toko milik Agus (72) seberat 1,5 kilogram dan uang tunai Rp 18 juta.

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo menjelaskan dalam melakukan aksinya, pelaku memukulkan besi kepada korban yang sudah lanjut usia.

"Lalu meminta istri korban membuka brankas berisi uang Rp18 juta, serta memasukkan perhiasan yang ada di laci, untuk diserahkan kepada tersangka, lalu tersangka kabur dengan barang rampokannya itu," ungkapnya di Mapolres Jember, Senin (28/11/2022)

Menurutnya, pelaku berdalih banyak tagihan utang di warung-warung.

"Jadi tersangka punya tagihan utang di warung-warung karena tersangka tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," kata pria yang akrab disapa Hery ini.

Sementara untuk menghilangkan barang bukti, kata Hery, pelaku menimbun hasil rampokannya di rumah kosong yang berada dibelakang tempat tinggal tersangka.

"Alat yang digunakan saat merampok juga berhasil ditemukan oleh penyidik berupa jaket, dan sejumlah emas yang sudah dibungkus plastik oleh pelaku," katanya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda 800, jaket, sepasang sandal milik tersangka, serta besi yang digunakan untuk memukul korban.

"Satu buah headphone milik tersangka, perhiasan berupa gelang dan cincin seberat 1,5 kilogram, serta sepeda motor Honda Beat dan listrik yang telah dibeli dari uang hasil perampokan tersebut," kata imbuhnya.

Akibat ulahnya itu, Hery menegaskan, tersangka dijerat dengan pasal 365 ayat 1,2 dan 4 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

"Sebagai catatan bahwa tersangka di tahun 2006 dan 2009 pernah melakukan tindak pidana pencurian juga, dan pernah menjalani hukuman di Lapas Jember,"tuturnya

Sementara pemilik toko Emas , lanjut Hery, harus dirawat di Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Seobandi Jember, akibat serangan fisik dari pelaku.

"Kemarin sempat di rawat di RSUD, dan sekarang kabarnya sudah dibawa pulang, dan akan kita mintai keterangan lanjutan, untuk kelengkapan pemberkasan"pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved