Berita Magetan Hari Ini

Polisi Muda Anak TKW di Magetan Jatuh Bersama Helikopter di Kepulauan Bangka Belitung

"Sudah 4 tahun jadi polisi. Sebelumnya sekolah SMK Penerbangan, SD di Desa Milangasri, kemudian lanjut ke SMPN 4," ucapnya.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Yuli A
febrianto ramadani
Suasana Rumah Duka Bripda Khoirul Anam merupakan satu dari tiga kru yang ikut menerbangkan Helikopter P-1103 milik Polri, Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Senin (28/11/2022) 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Bripda Khoirul Anam merupakan satu dari tiga kru yang ikut menerbangkan Helikopter P-1103 milik Polri. Pesawat tersebut diketahui hilang kontak di Kepulauan Bangka Belitung.

Diketahui Bripda Khoirul Anam berasal dari Kesatuan Direktorat Kepolisian Udara Korp Polairud Baharkam Polri, yang berasal dari Desa Milangasri Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan.

Pantauan di rumah duka Senin (28/11/2022), sejumlah petugas kepolisian ikut berjaga di sekitar lokasi. Satu persatu pelayat menemui keluarga korban yang tengah duduk bersama tetangga, dan perangkat desa.

Kepala Desa Milangasri Anggit Ardiyanto, mengaku tahu kabar sedih tersebut dari siaran salah satu televisi swasta kemarin malam. Dirinya kemudian langsung mendatangi kediaman keluarga korban.

"Mas Anam anak pertama dan usianya sekitar 20 tahun. Belum berkeluarga, cuma punya dua adik cewek yang masih sekolah," ujar Anggit.

Menurutnya, orang tua Bripda Anam lahir dari keluarga yang biasa saja. Ayahnya berprofesi sebagai pengusaha sayur mayur. Sedangkan ibunya bekerja sebagai TKW di Taiwan.

"Bripda Anam dinas di Jakarta. Jadi yang tinggal di rumah duka sini adik-adiknya sama neneknya," terangnya.

"Soal kedatangan jenazah kami masih belum tahu. Mas Anam setiap libur pulang ke sini. Terakhir pulang satu dua bulan yang lalu mendatangi kondangan temennya," imbuhnya.

Anggit menuturkan, Bripda Anam adalah sosok yang begitu tertib, sopan, dan tidak banyak bicara. Bahkan untuk mengisi waktu luangnya, Bripda Anam rela jadi guru mengaji bersama teman temannya.

"Sudah 4 tahun jadi polisi. Sebelumnya sekolah SMK Penerbangan, SD di Desa Milangasri, kemudian lanjut ke SMPN 4," ucapnya.

"Semoga diberi ketabahan, keikhlasan dan juga selalu mendoakan. Karena mas Anam adalah anak pertama, yang menjadi kebanggaan keluarga," tuntas Anggit.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved