Berita Batu Hari Ini

Perbaikan Jalur Penghubung Batu-Malang yang Rusak Akibat Longsor Ditarget Rampung Akhir Tahun

Jalan Raya Giripurno dan Jalan Raya Karangploso yang longsor pada Sabtu (26/11/2022) lalu, akan segera diperbaiki.

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/myu
Tebing di Jalan Trunojoyo atau kawasan Payung 2 Kelurahan Songgokerto, Kota Batu longsor pada , Kamis (24/11/2022) kemarin malam. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Jalan Raya Giripurno dan Jalan Raya Karangploso yang longsor pada Sabtu (26/11/2022) lalu, tepatnya di Jurang Susuh perbatasan Kota Batu-Kabupaten Malang, akan segera diperbaiki.

Ditargetkan perbaikan akan selesai sebelum pergantian tahun agar bisa dilintasi kendaraan roda empat dan kendaraan berat.

Menurut Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu perbaikan jalan akan menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT).

"Perbaikan jalan di Jurang Susuh masuk bahasan saat rapat OPD bersama Wali Kota Batu. Diupayakan segera mungkin, sekalipun  penggunaan anggaran 2022 waktunya mepet. Ada di ranah dinas teknis untuk perhitungan RAB-nya," kata Agung Sedayu, Selasa (29/11/2022).

Saat ini pihak BPBD Kota Batu masih terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu untuk perbaikan jalan. 

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat menyampaikan, pihaknya tengah memantapkan kajian detail teknis terkait perbaikan jalan masuk-keluar Kota Batu di sisi utara yang menghubungkan antara Batu-Malang itu.

Ada beberapa metode perbaikan infrastruktur jalan agar segera dapat dilewati kendaraan roda 4, diantaranya perbaikan secara manual, beton sampai grouting.

Penanganan cepat perlu dilakukan agar dapat kembali optimal sebelum akhir tahun, mengingat ketika penghujung tahun arus kendaraan mengalami peningkatan wisatawan khususnya yang ke arah Batu.

“Akan kami mantapkan dulu kajian teknisnya. Paling 1-2 hari selesai menentukan metode perbaikannya sekaligus kebutuhan anggaran. Kalau perbaikan manual waktunya mencukupi, kami pakai itu, biayanya juga murah. Dibanding teknologi tinggi, tapi waktunya lama dan biayanya mahal," ujar Alfi Nurhidayat.(myu)

 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved