Berita Batu Hari Ini

Dana Pilwali Batu Masuk Belanja Tidak Terduga (BTT)

Pemkot Batu belum bisa mengalokasikan dana cadangan Pilkada atau Pilwali Batu.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Zainuddin
dya ayu wulansari
RAPAT PARIPURNA - APBD Pemkot Batu tahun 2003 sebesar Rp 1,096 Triliun tapi Rp 854 miliar di antaranya untuk belanja operasional. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemkot Batu belum bisa mengalokasikan dana cadangan Pilkada atau Pilwali Batu.

Sebab, Kota Batu belum memiliki Perda sebagai dasar untuk mengalokasikan dana cadangan Pilkada.

Dalam APBD 2023, dana cadangan Pilkada masuk dalam Belanja Tidak Terduga (BTT).

Awalnya dalam rancangan APBD 2023, BTT dialokasikan sebesar Rp 10 miliar.

Wakil Ketua DPRD Kota Batu, Nurochman mengatakan seharusnya dana cadangan dianggarkan di luar belanja daerah. Tapi, Pemkot tidak bisa mengalokasikan dana itu karena belum ada Perda.

"Karena belum ada Perda, tabungan pilkada diikutkan pada BTT,” kata Nurochman kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (30/11/2022).

Belanja daerah dalam APBD 2023 naik sebesar Rp 36 miliar dari rancangan awal. Awalnya Pemkot merancang belanja daerah sebesar Rp 1.060 triliun.

Setelah pembahasan, belanja daerah menjadi Rp 1,096 triliun. Menurut Nurochman, kenaikan belanja ini karena usulan tambahan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan kenaikan kebutuhan di setiap OPD mambuat pos belanja daerah juga naik.

"Alhamdulillah, APBD sudah ditandatangani. Sekarang tinggal dikirim ke Pemprov Jatim untuk ditindaklanjuti," kata Dewanti.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved