Berita Batu Hari Ini

DPRD Kota Batu Minta Tiga Proyek Pemkot Batu Diundur

DPRD Kota Batu memberikan catatan kepada Pemkot Batu terkait rencana tiga proyek yang rencananya akan digarap pada 2023.

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/Benni Indo
Miniatur bangunan Cold Storage yang diharapkan dibangun oleh Pemkot Batu pada 2023 mendatang. 

SURYAMALANG.COM|BATU - DPRD Kota Batu memberikan catatan kepada Pemkot Batu terkait rencana tiga proyek yang rencananya akan digarap pada 2023.

Meskipun APBD Kota Batu telah ditetapkan, Rabu (30/11/2022) kemarin oleh DPRD dan juga Pemkot Batu, namun dewan meminta agar tiga proyek, yaitu Art Center, Cold Storage dan Depo Arsip diundur pengerjaannya.

Menurut DPRD ketiga proyek itu tidak bersifat mendesak atau urgent, sehingga dewan lebih setuju agar anggaran untuk ketiga proyek itu dialihkan ke program lainnya yang lebih mendesak.

Disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Batu Nurochman, untuk pembangunan art center hampir 100 persen badan anggaran (banggar) DPRD Kota Batu tak setuju.

“Hampir 100 persen banggar itu mengkoreksi atau tidak setuju karena kita sudah memiliki gedung kesenian yang justru itu harusnya menjadi perhatian, lokasinya juga bagus, justru kami dorong untuk memperbaiki itu. Tapi dalil mereka karena itu sudah masuk dalam RPB (Rencana Prioritas Daerah,red) termasuk program strategis daerah, yasudah saat penyelarasan akhirnya di tetapkan, meskipun banyak catatan,” kata Nurochman, Kamis (1/12/2022).

Tak berhenti disitu, proyek lain yang masuk catatan dewan ialah rencana pembangunan Cold Storage.

Pasalnya selain biaya pembangunan, dewan menilai Cold Storage juga memakan banyak biaya terutama soal pemakaian listrik.

“Soal Cold Storage apakah ini jadi kebutuhan atau belum, karena pertimbangan operasionalnya sangat luar biasa. Listriknya saja bisa Rp 100 juta perbulan. Untuk itu kami minta Pemkot bisa berpikir ulang," ujarnya.

Selain itu untuk Depo Arsip, pembangunan fasilitas itu rencananya akan mendapat Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprov Jatim.

Namun sampai dengan pembahasan terakhir APBD belum pasti berapa nominal bantuan dari provinsi.

“Depo arsip itukan sumber anggarannya dari BKK provinsi. Karena belum ada keputusan dari provinsi kita belum tahu pasti, nanti kita floating anggaran, ternyata anggarannya tidak cair dari provinsi berarti kan tetap tidak bisa dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menjelaskan alasan terkait rencana pembangunan art center. Menurutnya, Art center dapat menjadi ikon pariwisata unggulan Kota Batu.

“Sehingga otomatis akan menjadi salah satu potensi untuk mendukung dan menghasilkan PAD Kota Batu. Seperti di bidang UMKM dan Perdagangan dengan terbangunnya Pasar Besar Kota Batu. Sementara Bidang Pertanian dengan rencana pembangunan Cold Storage,” terang Dewanti.(myu)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved