Berita Surabaya Hari Ini

Harian Surya Terima Penghargaan dari BI Jatim

Harian Surya terpilih sebagai Media Partner Daerah Terbaik Pendukung Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia (BI) Jatim 2022.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Zainuddin
BI Jatim
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Bandoe Widiarto menyerahkan penghargaan kepada Vice Chief Editor Harian Surya dan Tribun Jatim, Tri Mulyono sebagai media partner daerah terbaik pendukung diseminasi Kebijakan BI Wilayah Jatim2022.  

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Harian Surya terpilih sebagai Media Partner Daerah Terbaik Pendukung Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia (BI) Jatim 2022.

Penghargaan tersebut diberikan dalam Pertemuan Tahunan BI Jatim 2022 di Gedung BI Jatim, Surabaya, Rabu (30/11).

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Bandoe Widiarto menyerahkan penghargaan dan diterima oleh Vice Editor in Chief Harian Surya dan Tribun Jatim, Tri Mulyono.

BI Jatim juga memberi penghargaan kepada Ponpes Sunan Drajat Lamongan, UMKM Al Warits Batik Aromatherapy Bangkalan, PT HM Sampoerna Tbk, PT Trias Santosa Tbk, PT Dollar Express, TNI AL Koarmada II, dan Biro Perekonomian Jatim.

Sebelum penyerahan penghargaan, Deputi Kepala BI Jatim, Rizki E Wimanda memaparkan laporan ekonomi Jatim di kuartal IV tahun 2022 dan proyeksi tahun 2023.

"sampai akhir tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Jatim diprediksi mencapai 5,1 persen hingga 5,55 persen (yoy) dibanding tahun 2021 yang di angka 3,7 persen," kata Rizki.

Ekonomi Jatim diprediksi tumbuh di angka 4,9 persen sampai 5,3 persen tahun 2023. Hal ini karena akan ada tantangan ekonomi yang masih bersumber dari global.

“Selain itu juga ada risiko resesi karena faktor masih disrupsi mata rantai ekonomi global dan ketegangan politik berlanjut hingga respons kebijakan suku bunga yang agresif di AS,” jelas Rizki.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jatim, Adhy Karyono mengajak semua pihak menjaga kestabilan perekonomian yang turut dipengaruhi oleh kestabilan politik, terutama jelang Pemilu 2024.

"Tentu harus mengacu pada peraturan agar semua berjalan dengan smooth,” ungkap Adhy Karyono.

Menurutnya, Jatim perekonomian Jatim merupakan hasil kolaborasi dan sinergitas semua pihak yang sangat guyub.

"Sesuai data BPS Jatim, Jatim menjadi lomotif perekonomian Nasional. Jatim berkontribusi sebesar 14,36 persen terhadap pembentukan PDB Indonesia. PDRB Jatim merupakan 25,51 persen PDRB Pulau Jawa," beber Adhy.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Jatim di Triwulan III 2022 ditopang oleh sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, dan sektor pertanian. Masing-masing mengalami pertumbuhan sebesar 5,60 persen, 8,10 persen dan 1,33 persen (y o y).

"Capaian yang baik ini adalah hasil dari betul-betul guyub dan menyamakan persepsi dan nasib, serta kolaborasi dengan semua pihak,” terang Adhy.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved