Berita Jember Hari Ini

Sales Roti Habiskan Rp 521 Juta untuk Karaoke dan Pijat Plus-plus

DEMI PUREL - Sales roti asal Kediri menggunakan uang perusahaan Rp 521.241.190 untuk karaoke, pijat plus-plus dan makan sehari-hari.

Editor: Yuli A
polres jember
Polisi melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di perusahaan roti Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah, Jember, Jumat (2/12/2022). 

DEMI PUREL - Sales roti asal Kediri menggunakan uang perusahaan Rp 521.241.190 untuk karaoke, pijat plus-plus dan makan sehari-hari.

Reporter: Imam Nawawi

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Priia berinisial DVD (24) ditangkap jajaran Polsek Jenggawah, Polres Jember karena mengelapkan uang perusahaan roti. 

Pria asal Kabupaten Kediri ini tidak menyetorkan uang hasil penjualan roti kepada Cyinta Bong (55), pemilik perusahaan Cake Pia PIRT DC di Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah, Jember

Pelaku menggelapkan uang perusahaan itu sebanyak 35 kali sejak 26 Mei 2022 hingga 18 November 2022, ketika menjadi sales roti di perusahaan tersebut. 

Kapolsek Jenggawah AKP Ahmad Musofah mengatakan, modus pelaku bersama temannya HND (buron) mengambil roti pia di perusahaan untuk pasarkan toko-toko di berbagai daerah. 

"Mulai Madura, Kediri, Ponorogo, Malang, Demak, Kudus, Jepara dengan penjualan seluruhnya Rp  743.506.450,dan toko-toko tersebut sudah membayar pembelian roti pia kepada tersangka DVD dan HND," ujarnya, Jumat (2/12/2022) 

Namun, kata dia, kedua tersangka hanya menyetorkan Rp Rp.180.631.000, serta pengembalian retur senilai Rp. 41.636.260. 

"Sehingga korban mengalami kerugian Rp 521.241.190 ," tambah Mustofa. 

Polisi menangkap DVD ketika hendak mengambil roti pia lagi di gudang PIRT DC Jenggawah. 

"Sedangkan tersangka Hendro Wijaya masih dalam pencarian dan dijadikan DPO," imbuhnya. 

Dari hasil penyidikan, kata Mustofa, uang hasil penggelapan itu ternyata untuk berfoya-foya, mulai dari karaoke hingga pijat plus-plus. 

"Uang tersebut digunakan untuk bersenang-senang, karaoke, pijat plus-plus dan makan sehari-hari," ungkapnya. 

Atas ulahnya itu, pelaku dijerat pasal 374 dan 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penggelapan. 

“Ancam dengan pasal 374 atau 372 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,”pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved