Berita Surabaya Hari Ini

Motif Cemburu di Balik Pembunuhan Janda 2 Anak di Lumajang, Disabet Celurit Oleh Suami Sirinya

Dian Tri Selvia (24) janda dua anak ditemukan tewas dalam kondisi luka bacok senjata tajam pada Jumat (28/10/2022). Pelaku, suami tirinya ditangkap

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
Tangkapan layar video amatir proses penangkapan tersangka di kabupaten Sampang dan ilustrasi alat pembunuhan 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Motif cemburu disebut-sebut kepolisian menjadi pemicu terjadinya pembunuhan seorang janda dua anak asal Dusun Karangloh, Desa Gedangmas, Randuagung, Lumajang,

Dian Tri Selvia (24) janda dua anak ditemukan tewas dalam kondisi luka bacok senjata tajam pada Jumat (28/10/2022).

Pelaku pembunuhan akhirnya ditangkap Polda Jatim, pelaku adalah pria berinisial R (35) suami siri korban.

Motif cemburu diduga yang mendasari pelaku menghabisi nya istri sirinya.

Informasi yang dihimpun TribunJatim.com, kondisi rumah tanggal tersangka R dan korban yang acap disapa Vita, istri sirinya itu, memang dalam keadaan kurang harmonis. 

Ketidakharmonisan kondisi rumah tangga keduanya, juga disebabkan karena permasalahan yang melibatkan istri sah atau istri pertama, dari R.

Bahkan, sebelum ditemukan dalam keadaan terluka bacok di jalan area persawahan Dusun Karangloh, Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (28/10/2022). 

Pada Minggu (20/10/2022), sempat terlibat pertengkaran dengan istri sah atas istri pertama R, karena disebabkan masalah keluarga. 

Lalu, Senin, (21/10/2022), imbas dari insidentersebut, korban Vita akhirnya terlibat pertengkaran dengan R. 

Karena, korban Vita tidak mau lagi menerima permintaan R yang ingin diperbolehkan kembali tinggal di rumah Vita dan dua anaknya.

Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Trie Sis Bintoro menduga, ketidakharmonisan hubungan di antara kedua pihak antara tersangka dan korban, dalam bentuk kecemburuan, menjadi penyebab tersangka kalap hingga melakukan penganiayaan tersebut. 

Namun, ia masih belum merinci kecemburuan terdekat dipicu oleh hal apa. Dan bagaimana motif tersebut, dapat mendorong tersangka melakukan aksi penganiayaan hingga membuat korban kehilangan nyawa. 

Mengingat proses penyidikan masih terus bergulir. Trie Sis Biantoro menambahkan, pihaknya masih terus mendalami setiap keterangan dari tersangka. 

"Motif cemburu," ujarnya saat dihubungi , Sabtu (3/12/2022). 

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved