Berita Pamekasan Hari Ini

Warga Bangkalan Ekspor Bulu Bebek ke China 47 Ton, Dijual Seharga Rp 741 Juta Rupiah

Bulu bebek yang diekspor dalam keadaan kering ini telah melalui proses sortir dan pencucian dengan total berat 47 ton senilai Rp 741 juta rupiah.

Editor: Dyan Rekohadi
TribunMadura/Kuswanto Ferdian
Suasana saat prosesi persiapan ekspor bulu bebek ke China, Sabtu (3/12/2022) 

Penulis : Kuswanto Ferdian 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Bea Cukai Madura bersama Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Bangkalan lepas ekspor perdana berupa bulu bebek ke China

Pelepasan ekspor ini dilakukan di gudang pemilik barang yaitu CV. Mitra Saudara Bersama di Desa Sembilangan, Kecamatan Bangkalan, Madura.

Prosesi ekspor potensi daerah ini dihadiri Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Muhammad Syahirul Alim dan Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Bangkalan, Agus Mugiyanto. 

Bulu bebek yang diekspor dalam keadaan kering ini telah melalui proses sortir dan pencucian dengan total berat 47 ton senilai Rp 741 juta rupiah.

Pemilik CV. Mitra Saudara Bersama, Abdul Ghafur merupakan putra daerah Bangkalan yang berhasil menggali potensi komoditas bulu bebek untuk bisa dipasarkan secara global melalui realisasi ekspor. 

Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Muhammad Syahirul Alim mengatakan, Bea Cukai dan Karantina Pertanian mendukung serta mendorong sepenuhnya berbagai potensi daerah di Madura untuk bisa dikenal di pasar global.

"Bea Cukai melalui Klinik Ekspor bersinergi dengan Karantina Pertanian melalui Gratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor)," kata Muhammad Syahirul Alim, Sabtu (3/12/2022(.

Pihaknya mengaku siap mendukung dan mendorong pelaku usaha di Madura untuk bisa meraih pasar global di luar negeri yang lebih luas.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved