Berita Malang Hari Ini

Komitmen Layanan Anti Korupsi di MPP Merdeka Kota Malang

Keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka diharapkan tidak sekadar menjadi perpindahan tempat pelayanan.

suryamalang.com/Benni Indo
Seorang petugas tengah melayani warga yang datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka. Keberadaan MPP Merdeka diharapkan tidak sekadar perpindahan tempat layanan publik, tapi juga upaya untuk menghindari potensi dan praktik korupsi. 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka diharapkan tidak sekadar menjadi perpindahan tempat pelayanan.

Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menjadi pelayan justru diharapkan berubah ke arah yang lebih baik. Salah satunya ialah menjauhi potensi maupun praktik korupsi.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengingatkan kepada petugas di MPP Merdeka agar tidak melakukan praktik korupsi. Edi menyatakan, MPP adalah fasilitas peningkatakan layanan publik. Oleh sebab itu, segala macam jenis praktik korupsi tidak boleh dilakukan.

"Jangan sampai terjadi di sini karena ini adalah bentuk layanan publik kepada masyarakat. Pelayanan publik harus lebih baik dan transparan. Maka dari itu, pasti ada yang namanya perbaikan ke depan. Keberadaan MPP ini adalah awal yang bagus untuk perbaikan layanan publik," ujar Edi setelah meresmikan MPP Merdeka, Senin (5/12/2022).

Menurut Edi, MPP tidak berfungsi sebagai tempat pelayanan saja. MPP juga memiliki peran meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

Pasalnya, sejumlah perizinan usaha ada di MPP.

"Jika pelayanan cepat dan tepat, makan perekonomian masyarakat juga terangkat," ujarnya.

Ia tidak ingin MPP justru menjadi tempat memperlambat investasi atau perizinan usaha lainnya.

Pelaku usaha saat ini sangat berharap layanan perizinan mudah diakses. Edi menegaskan, Kota Malang harus bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

"Investor itu kan tidak ingin berlama-lama di perizinan. Jadi urusu izin secepatnya lalu langsung kerja," kata politisi Golkar tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso menyatakan, MPP didorong bisa menjadi pusat penyederhanaan data dan informasi dalam proses pelayanan publik. Dengan begitu, diharapkan tercipta iklim yang kondusif di tengah masyarakat.

"MPP di Kota Malang ini adalah salah satu yang terbesar. Harus bisa melayani publik dengan baik. Layanannya harus cepat, mudah, terjangkau dan aman," terangnya.

Menurut Erik, sejak pertama kali dibuka pada tahun lalu, masih banyak hal yang perlu dilengkapi di MPP. Saat ini, hampir 200 instansi pemerintah atau swasta berada di MPP. Publik yang hendak mengurus keperluan administrasi bisa langsung datang ke MPP di lantai tiga gedung Alun-alun Mal.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved