Berita Surabaya Hari Ini

Bupati Bangkalan Dibawa KPK ke Jakarta dari Polda Jatim, Istri Kedua Ra Latif Terus Menangis

KPK membawa Bupati Bangkalan, Ra Latif dan 5 Kepala OPD tersangka kasus korupsi di Bangkalan ke Kantor KPK di Jakarta dari Mapolda Jatim, Rabu (7/12/2

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
TribunJatim/ Luhur Pambudi
Bupati Bangkalan, Ra Latif saat ke luar dari ruang pemeriksaan di Mapolda Jatim dan akan dibawa ke Jakarta, Rabu (7/12/2022) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - KPK akhirnya membawa Bupati Bangkalan, Ra Latif dan 5 Kepala OPD tersangka kasus korupsi di Bangkalan ke Kantor KPK di Jakarta dari Mapolda Jatim, Rabu (7/12/2022). 

Sekitar pukul 17.33 WIB, Bupati Bangkalan Ra Latif keluar dari Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim untuk menuju ke dalam mobil penyidik KPK yang akan mengantarnya ke Bandar Udara Juanda Surabaya, di Sidoarjo.

Kemudian, diikuti oleh kelima Kepala OPD yang terjerat yakni Kepala Dinas PUPR, Wildan Yulianto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Mustakim, Kepala BKPSDA, Agus Eka Leande, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Salman Hidayat, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Hosin Jamili.

Baca juga: Imigrasi Cegah Bupati Bangkalan, Abdul Latif Imron Bepergian ke Luar Negeri

Ra Latif mengenakan kemeja lengan panjang warna kuning, berkaca mata dan berpeci hitam. Saat melintasi awak media, Ra Latif memilih mengatupkan kedua telapak tangannya, sebagai tanda permohonan maaf kepada awak media

Politisi berusia 37 tahun itu, memilih untuk irit bicara.

Saat ditanya perihal kasus yang korupsi menjeratnya, ia mengatakan, pihaknya bakal menyampaikannya dalam waktu dekat. 

"Nanti ya," ujarnya seraya menyibak kerumunan awak media, lalu masuk ke sisi kanan pintu penumpang sebuah mobil jenis SUV warna hitam yang terparkir dalam keadaan mesin menyala di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim. 

 

 

Sementara itu, kuasa hukum Ra Latif, Suryono Pane mengatakan, kliennya itu menghadiri sebuah panggilan dari KPK untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan kasus korupsi jual beli jabatan, dengan meminjam tempat di salah satu ruangan Gedung Ditreskrimsus Mapolda, sekitar pukul 11.00 WIB. 

"Tidak dijemput, tapi datang ke Mapolda Jatim untuk memenuhi panggilan di Polda pemeriksaan sebagai tersangka di Polda. Gak lama. Gak sampai 30 menit. Lama karena nunggu penerbangan tadi," katanya saat ditemui awak media di depan Gedung Balai Wartawan Bidang Humas Mapolda Jatim. 

Bersamaan dengan pemeriksaan tersebut. Sejumlah perwakilan anggota keluarga dari enam orang tersangka tersebut, satu per satu berdatangan. 

Suryont Pane menyebut, keluarga Ra Latif yang tampak hadir, adalah ibunda Ra Latif, dan juga istri kedua Ra Latif.

Istri Ra Latif tampak memakai kerudung pasmina cokelat bermasker warna putih.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved