Berita Batu Hari Ini

Ini Catatan Pelanggaran Yang Paling Banyak Terjadi Saat Pemilu di Kota Batu Versi Bawaslu

Menurut Ketua Bawaslu Kota Batu, Abdur Rochman ada beberapa pelanggaran yang kerap terjadi, salah satunya adalah perobekan alat peraga kampanye (APK).

Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
Tribun Jogja
ILUSTRASI Pemilu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Jelang Pemilu 2024 Bawaslu Kota Batu membeberkan pelanggaran-pelanggaran yang paling banyak terjadi saat Pemilu.

Menurut Ketua Bawaslu Kota Batu, Abdur Rochman ada beberapa pelanggaran yang kerap terjadi, salah satunya adalah perobekan alat peraga kampanye (APK).

“Pelanggaran pemilu paling sering itu seperti perobekan APK, kampanye di luar jadwal hingga kampanye di tempat-tempat ibadah, sekolah dan rumah sakit,” kata Abdur Rochman, Jumat (9/12/2022).

“Selain itu di fasilitas pemerintah yang menjadi indeks kerawanan tempat terjadinya pelanggaran,” tambahannya.

Untuk itu Bawaslu Kota Batu membentuk Sentra Gakkumdu yang merupakan kepanjangan dari Penegakan Hukum Terpadu.

Di dalamnya terdiri dari Bawaslu Kota Batu, Polres Batu dan juga Kejari Batu.

“Fungsinya untuk menindak pelanggaran pidana yang nanti akan muncul ketika ada tahapan Pemilu. Sehingga nanti bisa diputuskan apakah memenuhi unsur pidana atau tidak,” jelasnya.

Lebih lanjut Abdur Rochman menuturkan, soal baliho Pilpres 2024 yang sempat terpasang di beberapa tempat di Kota Batu, saat ini masih dalam tahap kajian Gakkumdu.

“Soal baliho-baliho presiden yang sudah ada sekarang, itu sedang dalam tahap kajian kami,” ujarnya.

Perlu diketahui, dalam Gakkumdu penegakan hukumnya ada dua pintu, pertama laporan masyarakat dan kedua adalah dari temuan pengawas kami (tangkap tangan).

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved