Berita Malang Hari Ini

Rektor UB Malang Berkomitmen Terus Jadikan Kampus Ramah Disabilitas

"UB berkomitmen untuk terus mewujudkan lingkungan kampus yang ramah bagi penyandang disabilitas," ujar Rektor UB Prof Widodo SSi MSi PhD Med Sc.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli A
ub
Universitas Brawijaya (UB) mendapat penghargaan dari UNESA-Dimetric (Disability Inclusion Metrics) yaitu peringkat 4 dunia kategori universitas ramah disabilitas. Pemeringkatan itu diumumkan di Universitas Negeri Surabaya secara hibrid di Gedung Rektorat, Kampus Lidah Wetan Surabaya pada Kamis (8/12/2022). 

"UB berkomitmen untuk terus mewujudkan lingkungan kampus yang ramah bagi penyandang disabilitas," ujar Rektor UB Prof Widodo SSi MSi PhD Med Sc.

SURYAMALANG.COM, MALANG - Universitas Brawijaya (UB) Malang mendapat penghargaan dari UNESA-Dimetric (Disability Inclusion Metrics) yaitu peringkat 4 dunia kategori universitas ramah disabilitas. Pemeringkatan itu diumumkan di Universitas Negeri Surabaya secara hibrid di Gedung Rektorat, Kampus Lidah Wetan Surabaya pada Kamis (8/12/2022).

Sejak 2012 UB telah menerima mahasiswa jalur disabilitas dan terus berusaha memperlengkapi sarana dan prasarana agar aman dan nyaman bagi penyandang disabilitas. Saat ini ada 111 mahasiswa difabel aktif dan mereka mendapat layanan dibawah Pusat Layanan Disabilitas (PLD). Pada 2020, UB mendapat penghargaan Zero Award dari sebuah lembaga di bawah PBB.

UNESA-Dimetric merupakan pemeringkatan kampus ramah disabilitas yang diikuti 125 perguruan tinggi dunia. "Dimetric ini merupakan aksi nyata dari komitmen Unesa untuk sama-sama mewujudkan aksesibilitas dan kualitas layanan untuk mereka yang disabilitas,” jelas  Prof Dr Nadi Suprapto PhD, Ketua Satuan Klasterisasi dan Pemeringkatan Unesa di acara itu.


Menurutnya, program ini merupakan langkah awal untuk menciptakan kampus yang ramah disabilitas. Sehingga bisa mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah bagi penyandang disabilitas. Selain itu, juga untuk mengupayakan terciptanya inovasi program dan pertukaran ide dalam mendukung pendidikan yang sustainable, equality, accountable dan responsible.

Rektor UB Prof Widodo SSi MSi PhD Med Sc menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan UB meraih rangking 4 dunia sebagai kampus ramah disabilitas versi pemeringkatan UNESA-Dometric. "UB berkomitmen untuk terus mewujudkan lingkungan kampus yang ramah bagi penyandang disabilitas," ujarnya. 

Tahapan ikut penilaian ini adalah registrasi mulai 15 Agustus hingga 2 November 2022 lalu. Selanjutnya tahap penilaian pada periode 7 November 2022. “Ada 10 indikator yang digunakan dalam penilaian meliputi kepemimpinan, perencanaan strategis, kebijakan khusus inklusi dan kelembagaan," katanya.


Serta kerja sama organisasi disabilitas, sarana-prasarana, akomodasi yang layak, siswa-karyawan, pendidikan dan penelitian-pengabdian masyarakat. Sylvianita Widyawati


Berikut hasil penilaian secara berurut-turut yaitu:


1. Open University, UK dengan skor 90,94.
2. University of Alicante,  Spanyol dengan skor 90,28.

3. UNESA, Surabaya dengan skor 89,56.

4. Universitas Brawijaya, Malang dengan skor 82,89.

5. The University of Sydney, Australia dengan skor 81.00.

6. University of Tsukuba, Jepang dengan skor 79,00.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved