Berita Kediri Hari Ini

Korban Investasi Bodong Sugih Berkah Trade Kediri Ratusan Orang, Ada Aparat Hingga Istri Pejabat

Korban Investasi bodong Sugih Berkah Trade (SBT)di Kediri ada aparat penegak hukum, PNS, pegawai bank, politisi dan pengusaha hingga istri pejabat

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Salah satu korban investasi bodong Sugih Berkah Trade (SBT) memperlihatkan surat kontrak kepada awak media. 

SURYAMALANG.COM , KEDIRI - Jumlah korban Investasi bodong Sugih Berkah Trade (SBT) di Kediri ternyata mencapai ratusan orang.

Nilai kerugian yang dialami korban investasi abal -abal SBT itupun diduga mencapai ratusan miliar.

Ali, salah satu korban mengungkapkan, setelah kasus SBT mencuat, sesama korban kemudian saling curhat dan membuka masing-masing kedok setiap koordinator SBT.

Baca juga: Investasi Bodong Sugih Berkah Trade Dilaporkan Polisi, Pengasuh Ponpes Kediri jadi Koordinator SBT

"Dari yang saya ketahui jumlah total korbannya mencapai ratusan orang lebih. Selain itu ada puluhan koordinator investasi SBT di daerah lain," ungkap Ali kepada wartawan, Sabtu (10/12/2022).

Korban  yang mengaku rugi ratusan juta juga kaget ternyata korban berasal dari berbagai latar belakang profesi.

Hal itu diketahui setelah sesama korban saling mengungkap masalahnya.

 "Korbannya ada aparat penegak hukum, pegawai negeri, pegawai bank, politisi dan pengusaha. Ada beberapa istri pejabat juga kena," ungkapnya.

Ali mengaku sempat menikmati profit atau keuntungan sekali sebesar 10 persen dari nilai investasi sebelum akhirnya macet dan uang tidak bisa ditarik kembali sampai sekarang.

"Ada pegawai bank dan aparat penegak hukum jadi korban. Setiap koordinator investasi SBT membawahi puluhan  sampai ratusan korban," jelasnya.

Puluhan korban investasi bodong melaporkan pengelola Sugih Berkah Trade (SBT) ke Mapolres Kediri Kota, Kamis (8/12/2022).
Puluhan korban investasi bodong melaporkan pengelola Sugih Berkah Trade (SBT) ke Mapolres Kediri Kota, Kamis (8/12/2022). (SURYAMALANG.COM/)

Saat ini sebagian korban masih diliputi rasa galau apakah melaporkan kasusnya ke polisi atau menunggu itikad baik dari setiap koordinator untuk mengembalikan uang investasi. 

Karena sebagian koordinator masih  menjanjikan pengembalian uang 

Sebagian korban telah melaporkan kasusnya ke Polres Kediri Kota karena upaya mediasi secara kekeluargaan sudah tidak mendapatkan jawaban yang jelas.

Sementara salah satu Koordinator SBT Ihyak Ulumuddin saat dikonfirmasi   belum bersedia memberikan jawaban terkait dengan korban SBT.

Investasi SBT disebutkan  bergerak dalam usaha perdagangan berbasis online.

Sesuai surat kontrak, pemilik modal mendapatkan keuntungan atau profit sebesar 10 persen dari uang yang diinvestasikan.

Nilai jumlah modal yang disetor menggunakan kurs dollar Amerika.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved