Berita Kediri Hari Ini
Quran Massive Kota Kediri Menggelar Seleksi Santri Berprestasi
Program Quran Massive (Qurma) Kota Kediri menggelar seleksi santri berprestasi di Masjid Agung Kota Kediri, Kamis (15/12/2022).
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Program Quran Massive (Qurma) Kota Kediri menggelar seleksi santri berprestasi di Masjid Agung Kota Kediri, Kamis (15/12/2022).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Kediri, Ahmad Jainudin saat membuka seleksi santri berprestasi Qur’an Massive menjelaskan, seleksi bertujuan untuk melatih mental, mengasah ilmu serta kemampuan yang telah diterima santri-santri Qurma serta menambah keilmuan bagi para santri dibidang Al-Qur’an.
“Seleksi santri berpestasi Qurma ini merupakan embrio atau wadah dalam kegiatan MTQ tingkat Kota. Para santri Qurma dapat mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri mengikuti seleksi MTQ tingkat kota yang rencananya akan digelar 2023 mendatang,” jelasnya.
Jadwal seleksi berlangsung mulai 15 hingga 17 Desember 2022. Tanggal 15 berfokus pada seleksi tilawah, tanggal 16 berfokus pada seleksi takjim dan tanggal 17 berfokus pada seleksi khat atau kaligrafi.
”Masing-masing dari setiap bidang yang diseleksi akan diambil 6 juara, Juara pertama, kedua, ketiga dan 3 juara harapan yang akan diumumkan di hari terakhir. Para pemenang akan mendapatkan uang pembinaan dan piagam penghargaan,” jelasnya.
Jainudin menjelaskan, sebelum mengikuti seleksi peserta seleksi santri berprestasi telah diseleksi oleh 45 spot Qur’an massive (Qurma) yang tersebar di setiap kelurahan. “Masing-masing spot mengirim 1 anak untuk tilawah, 2 anak untuk takjim dan 1 anak untuk khat,” ujarnya.
Santri yang terpilih menjadi santri berprestasi nantinya akan memiliki kesempatan mengikuti lomba MTQ Kota Kediri yang kemudian akan diseleksi kembali mengikuti MTQ tingkat Provinsi Jatim.
“Seleksi ini sebagai wadah kegiatan MTQ di tingkat kota atau provinsi. Para peserta dan pemenang pada festival santri ini mereka yang memang sudah terlatih di bidang yang telah pelajari,” ungkapnya.
Kepada panitia dan dewan juri agar amanah, adil dan objektif dalam memberi penilaian. Kepada para santri yang ikut dalam seleksi yang menang tetap rendah hati dan terus mau belajar, sedangkan yang kalah tak pantang menyerah dan terus belajar lebih baik.
“Menang kalah tidak masalah, yang penting itu ada koreksi serta dapat menambah rasa percaya diri dan berani untuk tampil,” harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Program-Quran-Massive-Qurma-Kota-Kediri-Masjid-Agung-Kota-Kediri.jpg)