Berita Kota Batu Hari Ini

Bawaslu Kota Batu Imbau Pegawai Negeri dan Kepala Desa Jaga Netralitas Saat Pemilu

Untuk itu Bawaslu Kota Batu mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa (Kades) di Kota Batu untuk menjaga netralitas saat Pemilu 2024

Penulis: Dya Ayu | Editor: Yuli A
PROKOPIM BATU
ARSIP - Ketua Bawaslu Kota Batu, Abdur Rochman melantik anggota pengawas tingkat kecamatan 

SURYAMALANG.COM, BATU - Bawaslu Kota Batu menyebut netralitas aparat masih menjadi hal yang paling sering dilanggar saat Pemilu. Hal itu berkaca saat pemilu sebelumnya.

Untuk itu Bawaslu Kota Batu mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa (Kades) di Kota Batu untuk menjaga netralitas saat Pemilu 2024 mendatang.

Hal ini tertuang dalam pasal 280 ayat 2 UU Pemilu Nomor 7 tahun 2017 yang berbunyi pelaksana dan atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu dilarang mengikutsertakan kepala desa, perangkat desa dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD).

“Terkait pelanggaran itu pertama temuan dari Bawaslu dan kedua dari laporan masyarakat,” kata Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Batu, Supriyanto, Senin (19/12/2022).

Lebih lanjut Supriyanto mengatakan, terkait pelanggaran ini pihaknya kerap disulitkan pada minimnya barang bukti, sehingga tak dapat ditindaklanjuti.

 

“Kami sering kali disulitkan minimnya barang bukti yang diserahkan ke kami. Paling banyak hanya bukti screen shoot chat WhatsApp,” jelasnya.

 

Sementara itu, menurut Ketua Bawaslu Kota Batu, Abdur Rochman ada beberapa pelanggaran yang paling sering terjadi saat Pemilu.

 

“Pelanggaran pemilu paling sering itu seperti perobekan APK, kampanye di luar jadwal hingga kampanye di tempat-tempat ibadah, sekolah dan rumah sakit. Selain itu di fasilitas pemerintah yang menjadi indeks kerawanan tempat terjadinya pelanggaran,” ujar Abdur Rochman.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved