Berita Batu Hari Ini

Bencana di Kota Batu Hampir Mencapai 200 Bencana, Tertinggi Dibanding Tahun Sebelumnya

Sepanjang 2022 terjadi sebanyak 196 bencana di Kota Batu, bencana didominasi tanah longsor

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/myu
Tanah longsor terjadi di Jalan Trunojoyo atau Payung 2, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM|BATU -  Sepanjang 2022 terjadi sebanyak 196 bencana di Kota Batu.

Data tersebut merupakan data BPBD Kota Batu sejak bulan Januari 2022 hingga 17 Desember 2022.

Jumlah tersebut belum termasuk bencana tanah longsor yang terjadi di Jalan Trunojoyo atau Payung 2, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, pada Kamis (29/12/2022) kemarin malam dan longsor susulan, Jumat (30/12/2022) sore tadi.

Menurut Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, jumlah 196 ini menjadi angka tertinggi dibanding pada tahun-tahun sebelumnya.

Tiap tahunnya terjadi peningkatan bencana. Pada tahun 2021 terjadi 154 bencana di Kota Batu. Tahun 2020 terjadi 114 bencana, 2019 terjadi 98 bencana dan tahun 2018 terjadi 95 bencana.

Baca juga: Waspada Ancaman Longsor saat Puncak Libur Tahun Baru di Kota Batu dan Sekitarnya

Dari kurun waktu satu tahun 2022, bencana di Kota Batu rata-rata terjadi pada Oktober-November saat cuaca ekstrem.

Sehingga ini wajib menjadi sinyal darurat bencana di Kota Batu dan harus dilakukan pencegahan.

“Bencana didominasi tanah longsor. Tercatat hingga 17 Desember 2022 ini sudah ada 107 kejadian tanah longsor, banjir sebanyak 27 kejadian, angin kencang atau cuaca ekstrem 22 kejadian, tanah ambles 2 kejadian hingga gerakan tanah 2 kejadian. Selain itu, juga tercatat kejadian Pohon tumbang 16 kejadian, kebakaran 11 dan lain-lain,” kata Agung Sedayu, Jumat (30/12/2022).

Untuk mengantisipasi bencana yang lebih banyak, Agung Sedayu sudah merekomendasikan berbagai langkah mitigasi pencegahan agar potensi bencana di masa depan bisa diminimalisir.

Mitigasi pencegahan itu perlu mengingat prediksi cuaca ekstrem saat musim penghujan dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Baca juga: Tebing Longsor di Jalan Trunojoyo Payung 2 Sudah Teratasi, Jalan Dapat Dilewati Dua Arah

Sejumlah titik rawan longsor di Kota Batu ada di tujuh titik, diantaranya Giripurno dan Kelurahan Songgokerto, di Desa Gunungsari, Bumiaji, dan Sumberbrantas.

Antisipasi juga akan dilakukan dengan memasang penambahan dua alat early wearing system (EWS) baru.

“Di Kota Batu sudah ada 10 EWS yang terpasang di titik-titik rawan tanah longsor. Lima EWS dipasang pada tahun 2020 dan lima EWS dipasang tahun 2021. Nanti yang baru akan dipasang di Dusun Claket, Desa Gunungsari dan Desa Sumberejo,” jelasnya.(myu)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved