Berita Batu Hari Ini

PJ Kota Batu Masih Abu-Abu, Dewan : Segera Akhiri Tarik Menarik Nama, Jangan Korbankan Masyarakat

Pemerintah Kota Batu hingga saat ini masih dipimpin oleh Plh (Pelaksana Harian), Sekda Kota Batu, Zadim Efisiensi.

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
Benni Indo
ILUSTRASI - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko didampingi Sekda Pemkot Batu Zadim Efisiensi saat berada di gedung DPRD Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Pemerintah Kota Batu hingga saat ini masih dipimpin oleh Plh (Pelaksana Harian), Sekda Kota Batu, Zadim Efisiensi.

Hal ini terjadi karena hingga saat ini PJ Wali Kota Batu masih belum diumumkan Kemendagri.

Padahal masa jabatan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko sudah habis sejak Selasa (27/12/2022) lalu.

Dari enam nama calon PJ Wali Kota Batu, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jatim Hudiyono, Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Sekda Kota Batu Zadim Efisiensi, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim Aries Agung Paewai, Pulung Chausar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jatim dan Indyah Aryani Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Jatim, sudah dikerucutkan menjadi tiga nama.

Beberapa waktu lalu mantan wali kota Batu, Dewanti Rumpoko memberikan bocoran tiga besar calon PJ Wali Kota Batu kepada Suryamalang.com.

Ketiga nama itu ialah Aries Agung Paewai, Hudiyono dan Zadim Efisiensi. Namun sampai dengan saat ini Mendagri yang memiliki wewenang belum memberikan bocoran ataupun keputusan. Padahal saat ini sudah sepekan lebih Kota Batu dipimpin Plh.

Terkait kondisi ini, Wakil Ketua DPRD Kota Batu, Nurochman buka suara dan meminta agar Mendagri segera memutuskan nama PJ, sebelum pekan ini usai.

“Kami sebagai bagian dari masyarakat kota batu tentu berharap Pj Kepala Daerah Kota Batu segera di tetapkan oleh menteri dalam negeri dalam minggu awal Januari 2023 ini,” kata Nurochman kepada Suryamalang.com, Rabu (4/1/2023).

“Pertimbangannya sederhana saja, bahwa jangan sampai pemerintahan Kota Batu sampai stagnan alias tidak jalan karena terbatasnya kewenangan Plh Wali kota Batu,” tambahnya.

Selain itu Dewan juga meminta agar pihak terkait menghentikan ‘tarik menarik’ nama calon PJ Kota Batu. Hal ini agar proses pemilihan PJ dapat segera diputuskan,engingat masa transisi pemerintah Kota Batu cukup panjang, sekitar dua tahun. 

“Terlepas tarik menarik kepentingan yang sangat luar biasa dalam menentukan sosok Pj Wali Kota tolong jangan korbankan masyarakat dalam menerima pelayanan pemerintah. Silahkan agenda politik dan kepentingan menjadi bagian dari pertimbangan tarik ulur terhadap nama-nama yang akan di tetapkan nantinya,” jelasnya.

Lebih lanjut Nurochman mengatakan, lebih dari itu semua seorang Pj Wali kota harus mampu menjadi konduktor yang baik dalam memimpin pemerintah Kota Batu, bersinergi dengan semua elemen pemerintahan dan semua elemen masyarakat melalui lembaga-lembaga yang ada. 

Selain itu juga mampu menghasilkan kebijakan yang menyentuh langsung masyarakat.

“Prioritaskan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dari pada yang menjadi kepentingan kelompok dan golongan. Maka segera akhiri tarik menarik nama-nama calon Pj Walikota dan jangan sampai memperpanjang masa tugas Plh,” terangnya.

Dewan memastikan, siapapun Pj yang nantinya di tetapkan Mendagri, pihaknya akan menerima dengan baik dan siap bersinergi dalam mengambil kebijakan.

“Selamat datang sang Pj Walikota Batu, rakyat Kota Batu menunggumu,” pungkas anggota dewan dari Partai PKB itu.(myu)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved