Berita Arema Hari Ini

PSHW Sebut Arema FC Tak Punya Empati, Tragedi Kanjuruhan Bikin Liga 3 DIY Batal Digelar

Banyak pihak yang kecewa buntut dari Tragedi Stadion Kanjuruhan yang terjadi selepas Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya, 1 Oktober lalu

Editor: Eko Darmoko
aremafc.com
Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) Tatang Dwi Arifianto. 

SURYAMALANG.COM - Banyak pihak yang kecewa buntut dari Tragedi Stadion Kanjuruhan yang terjadi selepas Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya, 1 Oktober lalu.

Arema FC pun memahami kekecewaan banyak pihak yang terdampak atas Tragedi Stadion Kanjuruhan tersebut.

Di antara klub yang kecewa itu adalah PS Hizbul Wathan (PSHW), kontestan Liga 3.

PSHW kecewa lantaran Arema FC memilih Stadion Sultan Agung, Bantul sebagai venue tim Singo Edan di putaran kedua Liga 1 2022.

Kekecewaan PSHW ini dilontarkan melalui media sosial, Twitter :

"Dear @AremafcOfficial , kami hanya tim kecil yang bermarkas di DIY."

"Kami kumpulkan dana dari donatur dan sponsor sedikit demi sedikit untuk persiapan Liga 3."

"Gara-gara kalian Liga 3 DIY batal."

"Lalu kalian mau menggunakan SSA (Stadion Sultan Agung) untuk Liga 1."

"Sungguh tiada empati!"

"Pemain kami sudah berlatih demi asa mengembangkan karir dan masa depan."

"Kecerobohan klub, panpel, aparat dan suporter kalian @AremafcOfficial
menghancurkan harapan tunas-tunas muda yang ingin mengembangkan diri di atas lapangan hijau."

"Liga 3 DIY batal, kalian justru ke SSA!

Seperti diketahui, pemilihan Stadion Sultan Agung dilakukan Arema FC lantaran menjalani sanksi terusir dari Malang sejauh 250 Km buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan.

"Kami ikhlas menerima segala kekecewaan dari banyak pihak dikarenakan dampak dari musibah Kanjuruhan dan kami memohon maaf, namun semua tidak ada niatan apalagi kesengajaan."

"Kami patuh menjalankan konsekuensi sanksi yang diberikan federasi."

"Kami juga menghormati proses hukum yang berjalan," ungkap Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi, Tatang Dwi Arifianto, Rabu (4/1/2022) siang, dikutip SURYAMALANG.COM dari aremafc.com.

Terkait  situasi sepak bola yang terjadi saat ini, Arema FC tetap optimis bahwa kondisi sepak bola Indonesia akan kembali normal, tentunya dengan dukungan pihak-pihak yang berwenang.

"Kami memohon maaf tidak memiliki kewenangan terkait penentuan bergulir atau tidaknya strata kompetisi."

"Kami kini terus intropeksi dan berbenah agar lebih baik."

"Kami optimis pemerintah dan federasi serta stakeholder yang lain terus berbenah dan berusaha keras mengembalikan situasi dan kondisi sepak bola Indonesia kembali normal dan berprestasi," tegas Tatang.

Update Google News SURYAMALANG.COM

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved