Sarwendah Berisiko Lumpuh hingga Cacat Jika Gagal Operasi Batang Otak, Pikirkan Nasib Ketiga Anaknya
Nasib Sarwendah berisiko lumpuh hingga cacat jika gagal melaksanakan operasi batang otak membuat prihatin banyak orang.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Nasib Sarwendah berisiko lumpuh hingga cacat jika gagal melaksanakan operasi batang otak membuat prihatin banyak orang.
Kini, Sarwendah lebih memikirkan nasib ketiga anaknya jika dirinya harus menjalankan operasi batang otak yang memiliki risiko berbahaya bagi kesehatannya tersebut.
Sudah sejak lama diketahui bahwa istri Ruben Onsu itu mengidap penyakit kista di bagian batang otak.
Penyakit yang diderita Sarwendah membuat dokter menyarankan untuk melakukan tindakan operasi.
Namun, tindakan operasi tersebut nyatanya memiliki peluang keberhasilan 50:50.
Jika gagal, kemungkinan besar Sarwendah akan mengalami kelumpuhan.

Saat menjadi bintang tamu dalam podcast Melaney Ricardo, Sarwendah pun mengungkapkan rasa kekhawatirannya terkait operasi yang akan ia jalani.
Sarwendah menjelaskan operasi yang akan dirinya jalani sangat berbeda dengan operasi terhadap orang yang menderita usus buntu dan cabut gigi.
"Karena itu kan keseimbangan kan, jadi ya emang kalau chance-nya operasi di bagian otak itu 50:50," kata Sarwendah, dikutip dari YouTube Melaney Ricardo, Sabtu (31/12/2022).
"Jadi nggak kayak misalnya orang usus buntu 'Aduh gue habis operasi usus buntu nih, gue habis operasi cabut gigi nih' pasti ya udah nothing happens gitu."
"Kalau ini itu yang benar-benar kayak mungkin bisa, dokter yang pegang aku juga oke bagus gitu, cuma kan kita nggak tahu ya namanya udah takdir Tuhan," sambungnya.
Kekhawatiran Sarwendah pun juga dilatarbelakangi dengan konsekuensi yang akan diterimanya jika seandainya operasi tersebut gagal.
Ibu tiga anak itu dihadapkan dengan risiko kelumpuhan.
"Aku cuma takut kalau misalnya nggak, jadi kalau misalnya emang harus operasi dan nggak berhasil, itu istilahnya bisa lumpuh atau bisa cacat lah ya," terangnya.
Risko besar itulah yang membuat Sarwendah sedih memikirkan bagaimana nanti nasib anak-anaknya.
"Nggak mau nyusahin orang, cuma sedih tiap kali kepikiran anak-anak gimana ya," ungkapnya.
Sementara itu, selama ini terlihat sehat dan tak ada masalah, Sarwendah mengungkapkan kemungkinan terburuk soal penyakit kista di batang otaknya.
Bahkan saking parahnya, dikatakan Sarwendah, orang yang mengidap penyakit tersebut bisa saja nyawanya tidak tertolong.
"Ya berarti kalau dia (kista) amit-amit pecah atau dia terjadi apa-apa ya mungkin bisa lewat (meninggal)," kata Sarwendah, dikutip dari YouTube TRANS7 OFFICIAL, Senin (8/8/2022).
Selain itu, Sarwendah menjelaskan matanya bisa miring sebelah disebabkan kista yang bersarang di batang otak.
Kemungkinan terburuk lainnya bisa sampai tak bisa mendengar.
"Atau mungkin karena di batang otak itu kan keseimbangan kita semuanya di situ," terang Sarwendah.
"Matanya mungkin miring-miring sebelah gitu, nggak bisa posisi balance."
"Berdiri juga nggak bisa balance, denger pun mungkin nggak bisa," sambungnya.
Syukurnya kondisi wanita 33 tahun ini tidak separah itu.
"Ya dia sekarang masih ada dan kemarin udah MRI lagi, ya itu nggak ada membesar," ujar Sarwendah.
"Berdoa semoga dia nggak membesar atau mungkin makin mengecil," tambahnya.
Mengutip Tribun Seleb, 'Berisiko Lumpuh jika Gagal Operasi Batang Otak, Sarwendah Sedih Pikirkan Nasib Anak-anak'.
Sarwendah berisiko lumpuh
Sarwendah
Ruben Onsu
operasi batang otak
kista
SURYAMALANG.COM
suryamalang.tribunnews.com
Susul Thom Haye, Rumor Kencang Eliano Reijnders Tinggalkan Liga Belanda dan Gabung Persib Bandung |
![]() |
---|
PSBS Biak Vs Persik Kediri, Pasukan Ong King Swee Usung Misi Bangkit, Incar 3 Poin di Maguwoharjo |
![]() |
---|
Jerit Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, Ganti Rugi Tak Sebanding dengan Rasa Kehilangan dan Trauma |
![]() |
---|
Kerupuk Udang Sidoarjo Tembus Pasar Internasional, 28 Kontainer Dikirim ke Malaysia |
![]() |
---|
Dampak Buruk Turun Hujan di Musim Kemarau, Sekitar 400 Hektar Lahan Tembakau di Tulungagung Mati |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.