Travelling

Desa Wisata Edelweiss Wonokitri Kabupaten Pasuruan, Pemandangan Oke Plus Jaga Budaya dan Konservasi

Bukan hanya bisa melihat langsung budidaya bunga edelweis, lokasi Desa Wisata Edelweissdi Tosari menjadi lokasi yang asyik untuk menikmati pemandangan

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Suasana di Taman Edelweiss di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, Sabtu (6/1/2023). 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Desa Wisata Edelweiss bisa menjadi pilihan destinasi wisata bagi anda yang berkunjung ke Bromo atau sekedar melintasi Tosari, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.

Sesuai namanya, lokasi wisata ini merupakan tempat budidaya bunga edelweiss, bunga langka yang dilindungi.

Bukan hanya bisa melihat langsung budidaya bunga edelweis, lokasi Desa Wisata Edelweiss menjadi lokasi yang asyik untuk menikmati pemandangan.

Desa Wisata Edelweiss yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Hulun Hyang yang diketuai oleh Teguh Wibowo.

Lokasi wisata Taman Edelweiss ini berdiri di atas tanah kas desa seluas 1200 m2 sejak 2018.

Dari pantauan SURYAMALANG.COM di lokasi, banyak anak muda yang datang ke lokasi wisata ini secara berkelompok menikmati suasananya.

Budidaya edelweiss yang bisa dilihat secara langsung oleh wisatawan di Desa Wisata Edelweiss Tosari, Pasuruan
Budidaya edelweiss yang bisa dilihat secara langsung oleh wisatawan di Desa Wisata Edelweiss Tosari, Pasuruan (SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati)

Sebelum masuk ke lokasi ini, wisatawan disambut beraneka bunga warna warni. 

Di sini juga ada contoh budidaya endelweiss yang bisa jadi edukasi buat wisatawan.

Sementara untuk kuliner, ada kafe yang memberikan sejumlah menu pilihan, khususnya kopi.

Untuk menu kudapan yang tersedia seperti kentang goreng, tempe mendoan dan mie instant.

"Kalau makanan berat masih belum. Tapi kalau ada pesanan khusus baru dibuatkan," kata Teguh.

Terkait keberadaan bunga edelweis, tanaman atau bunga edelweiss kerap digunakan untuk upacara adat suku Tengger.

Namun seiring waktu, tanaman ini dilindungi. Sehingga tak semua orang bisa mengambilnya.

Agar tak musnah, maka tanaman ini perlu dibudidayakan.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved