Sabtu, 25 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Berburu Kaset Pita Bekas di Malang, Tono Punya Kaset Keluaran 1960

Pemburu kaset pita pasti tahu kios milik Sumartono yang berada di Jalan Ir Juanda, Kota Malang.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
suryamalang/sylvi
Sumartono atau Tono kaset sedang menata kaset bekas di lapaknya di JL Ir Juanda Kota Malang, Rabu (11/1/2023).  

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemburu kaset pita pasti tahu kios milik Sumartono yang berada di Jalan Ir Juanda, Kota Malang.

Pria yang akrab disapa Tono ini menjadi jujugan pemburu kaset pita bekas tapi masih orginil.

Tono mendapat kaset pita tersebut dari penjual kaset atau pemulung. Ada ribuan kaset pita di lapaknya.

"Jumlah kaset pita di rumah lebih banyak daripada di lapak," kata Tono kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (11/1/2023).

Menurut Tono, mayoritas pembeli adalah anak muda. Tono bersyukur anak muda masih mau membeli kaset lama.

Umumnya anak muda membeli album kaset genre rock, metal, dan indie tahun 70-an.

Tono memang menjual kaset pita berbagai genre mulai tahun 1960 sampai 2006.

"Produksi kaset pita kan sudah tida ada mulai tahun 2008," terangnya.

Kolekter bisa menemukan penyanyi atau grup musik lama. Untuk memudahkan pencarian, Tono membedakan lagu barat dan Indonesia.

Tono membersihkan pita kaset untuk menjaga kualitasnya. Tono menggunakan kapas dan alkohol untuk membersihkan kaset.

Tono menjual kaset bekas memang suka musik.

"Dulu saya pernah memakai uang SPP untuk membeli kaset pada tahun 1985," terangnya sambil tertawa.

Tono menjual kaset pita tersebut sejak tahun 1990. Suka musik yang membuat Tono bertahan berjualan kaset pita sampai sekarang.

"Lapak saya ramai saat akhir pekan. Biasanya penggemar kaset ngobrol-ngobrol sambil sharing soal musik," kata dia.

Tono menjual kaset bekas untuk penyanyi Indonesia seharga Rp 15.000. Sedangkan kaset penyanyi barat atau asing dijual seharga Rp 20.000.

Tono ingin membuat kedai kopi yang dilengkapi dengan koleksi kaset pita bekas yang diperjualbelikan.

"Mungkin di daerah Dinoyo karena banyak mahasiswa," imbuhnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved