Berita Malang Hari Ini

Satlantas Polresta Malang Kota Sarankan Dishub Lebih Gencar Sosialisasikan Kebijakan Satu Arah

Satlantas Polresta Malang Kota menyarankan Dinas Perhubungan melakukan sosialisai lebih luas kepada masyarakat terkait rencana kebijakan satu arah

suryamalang.com/Benni Indo
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ari Galang mengatakan, masyarakat perlu tahu secara baik terkait rencana kebijakan satu arah di kawasan Kayutangan. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Satlantas Polresta Malang Kota menyarankan Dinas Perhubungan melakukan sosialisai yang lebih luas kepada masyarakat terkait rencana kebijakan satu arah.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ari Galang mengatakan, masyarakat perlu tahu secara baik terkait rencana kebijakan satu arah tersebut.

"Kami menyarankan Dishub maksimalkan sosialisasi. Jika masyarakat sudah mengetahui, lanjut kita mantapkan sarana dan prasarana. Tanpa hal itu, bisa menjadi berbahaya. Apabila masyarakat sudah tahu, sarana dan prasarana oke, dilakukan uji coba, anggota juga kami maksimalkan," ujarnya setelah mengikuti rapat koordinasi Forum Lalu Lintas Kota Malang di Kantor Dishub Kota Malang, Rabu (25/1/2023). 

Dengan persiapan yang matang dan diketahui masyarakat, maka pelaksanaan uji coba nanti bisa dianalisis dengan baik dampaknya. Dampak dari pelaksanaan uji coba sangat penting untuk diketahui agar ada evaluasi yang lebih baik.

"Sehingga mantap untuk mengevaluasi apakah situasinya perlu dilakukan perbaikan atau bagaimana," paparnya.

Satlantas Polresta Malang Kota berpendapat, untuk memperlancar arus lalu lintas satu arah, lampu lalu lintas juga perlu dikurangi. Kendaraan tidak ada yang berhenti di persimpangan ketika lampu lali lintas ditiadakan.

"Kami ingin agar satu arah ini banyak manfaatnya. Makannya kami juga lihat dari sisi kepentingan masyarakat yang lain," ungkapnya.

Saran untuk sosialisasi yang lebih luas juga pernah disampaikan oleh DPRD Kota Malang. Wakil Ketua III DPRD Kota Malang, Rimzah menyatakan, sosialisasi yang masif diperlukan hingga masyarakat betul-betul paham. Minimnya sosialisasi membuat warga kurang lengkap mengetahui informasi.

Setelah sosialisasi yang masif dilakukan, menurut Rimzah baru bisa melangkah ke rencana uji coba. Rimzah meyakini, Pemkot Malang berupaya mencari solusi atas kemacetan yang terjadi di kawasan Kayutangan. 

Meski begitu, perlu juga dipertimbangkan pendapat warga sekitar. Ia berharap, banyak warga yang mendukung, bukan sebaliknya.

"Saya yakin Pemkot Malang berupaya mencari solusi agar kemacetan di Kota Malang itu bisa teratasi. Pemkot pasti cari solusi tapi timbul pro dan kontra. Harapannya lebih banyak pro daripada kontranya. Sosialisasi harus terus digencarkan," harapnya.

Sekretaris Dishub Kota Malang Slamet Santosa menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan sosialisasi di Kelurahan Kidul Dalem, Oro-oro Dowo dan Kauman. Slamet menegaskan hasil dari sosialisasi tersebut tidak ada penolakan dari warga terkait rencana satu arah.

"Tidak ada yang menolak, hanya mereka menyarankan agar pelaksanaan uji coba dilakukan mulai Jumat sampai Minggu. Jadi Senin hingga Kamis berjalan seperti biasa," ujar Slamet, Rabu (25/1/2023).

Berkaitan dengan usulan yang masuk dari masyarakat tersebut, Dishub Kota Malang akan melakukan kajian bersama akademisi. Dishub Kota Malang membutuhkan data hasil analisis terkait jika rencana uji coba satu arah dilaksanakan pada Jumat, Sabtu dan Minggu.

"Jadi kami bersama akademisi akan mengkajinya, nanti kan ada data yang dihasilkan. Kami sangat terbuka dengan masukan masyarakat," ungkapnya. (Benni Indo)

 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved