Berita Malang Hari Ini

Tim SAR Belum Temukan Siswi SD Hanyut di Selokan Desa Candirenggo, Malang

Pencarian bocah kelas 2 SD yang tenggelam di selokan Jalan Wisnuwardana, Desa Candirenggo Kecamatan Singosari, Malang, belum membuahkan hasil.

Penulis: Lu'lu'ul Isnainiyah | Editor: Yuli A
polsek
Proses pencarian bocah kelas 2 SD yang tenggelam di selokan Jalan Wisnuwardana, Desa Candirenggo Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, 25 November 2023. belum membuahkan hasil. Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Malang, Mustofa, mengatakan, sampai pukul 20.00 WIB beberapa relawan masih melakukan pemantauan.  

SURYAMALANG.COM, MALANG - Proses pencarian bocah kelas 2 SD yang tenggelam di selokan Jalan Wisnuwardana, Desa Candirenggo Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, 25 November 2023. belum membuahkan hasil. 

Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Malang, Mustofa, mengatakan, sampai pukul 20.00 WIB beberapa relawan masih melakukan pemantauan. 

"Saat ini masih penyisiran darat atau pemantauan di tempat kejadian perkara (TKP) awal," ujar Mustofa saat dihubungi. 

Sedangkan tim pencari terhalang dengan debit air selokan yang deras karena hujan mengguyur Kecamatan Singosari sejak siang tadi. 

Sehingga pencarian di selokan dilanjutkan keesokan harinya, Kamis (26/1/2023). 

Untuk itu, tim yang terlibat dalam pencarian yakni Polsek Singosari, Relawan Siaga Utara, BPBD Kabupaten, PMI Kabuoaten Malang, Tim Sar, Tim Tagana, hingga relawan lainnya mendirikan posko yang berlokasi di Kecamatan Singosari.

"Untuk posko di Kecamatan Singosari," terangnya. 

Seperti diberitakan, Nafisatul Ula (8) asal Desa Ngenep Kecamatan Karangploso hanyut tenggelam di selokan. 

Diketahui saat itu Nafisatul dibonceng oleh ibunya Siti Maysaroh mengendarai motor. 

Saat melintasi TKP, tiba-tiba motor yang dikendarai Siti mogok. Siti pun turun dari motor untuk menepi di sekat selokan.

Ketika menepi, Siti berkata kepada Nafisatul untuk tetap duduk di motor. Namun, perkataan Siti tidak diindahkan oleh anaknya. 

Usai turun dari motor, salah satu sandal milik Nafisatul tercebur ke selokan dengan debit air yang cukup tinggi. 

Nafisatul pun berusaha mengambil sandal namun justru tercebur dan terbawa arus air selokan. 

Sang ibu sebelumnya tidak mengetahui ketika anaknya turun untuk mengambil sandal. Hingga ia menyadari ketika sang putri tidak ada di sampingnya.

Menurut Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Robial, ada saksi mata bernama Ika yang mengetahui Nafisatul tercebur ke dalam selokan. 

Robiul mengatakan, polisi dan tim relawan masih melakukan pencarian. Sementara itu sang Ibu belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut. 

" bunya masih drop," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved