Jumat, 10 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Pelukis Abstrak Kontemporer, Athaya Putri Nirwasita: Bukan Melukis, Tapi Bermain Warna

Athaya Putri Nirwasita sudah menghasilkan lukisan, dan mengaplikasikannya ke produk fesyen

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
dok.ist
Pelukis ABK Athaya Putri Nirwasita bersama produk fashion hasil aplikasi karya lukisannya. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Athaya Putri Nirwasita sudah menghasilkan lukisan, dan mengaplikasikannya ke produk fesyen, seperti sepatu, bucket hat, scraf, hijab, dan bahan kain.

Siswi SMKN 2 Kota Malang ini dikenal sebagai pelukis ABK beraliran abstrak kontemporer.

Siswi kelas 11 ini memiliki alasan sendiri mengaplikasikan lukisan ke produk fesyen.

Menurutnya, lukisan hanya ditaruh di suatu tempat, menempel di dinding, dan hanya dinikmati orang di sekitar lukisan itu.

Athaya ingin produknya dinikmati banyak orang. Athaya mulai merambah ke produk fesyen premium dengan mengaplikasikan lukisan itu pada 2021.

Awalnya Athaya membuat scarf dan hijab. Kemudian Athaya menambah produk agar beraneka ragam, seperti bucket hat dan sepatu.

"Saya suka melukis sejak kecil," kata Athaya kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (10/2/2023).

Sejak Athaya terdeteksi Attention Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD), sang ibu, Maisah berusaha mencari kelebihan anaknya.

Kebetulan Athaya suka ikut-ikutan kakaknya yang juga suka melukis. Akhirnya Athaya ikut melukis untuk melatih motorik halus.

Athaya melukis memakai bekas alat dapur dan alat kebersihan.

"Dia kesulitan memakai kuas. Dia sulit menggambar memakai bolpoin atau pensil. Kalau memakai kuas, lukisannya belum bagus. Dia memang kurang nyaman memegang benda dengan tangannya. Akhirnya saya cari benda bekas, seperti sendok atau garpu," kata Maisah.

Setelah Athaya selesai melukis, Maisah akan bertanya tentang lukisannya. Misalnya, burung di hutan.

Awalnya Athaya memilih melukis memakai alat pembersih kaca. Ternyata hasilnya bagus.

"Athaya menyebut aktivitasnya ini bukan melukis, tapi bermain warna," terang Maisah.

Ada cerita di setiap karya Athaya. Biasanya Athaya menitipkan produk fesyennya di hotel di Malang.

"Apa yang dilakukannya ini menjadi bekal untuk anak saya kelak," terang Maisah.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved