Rabu, 3 Juni 2026

Berita Sidoarjo Hari Ini

Bantuan Modal untuk 2.400 Kelompok Usaha Perempuan di Sidoarjo

Muhdlor berharap 5 tahun ke depan semakin banyak kelompok UMKM yang berdiri. Masing-masing RT dan RW punya produk UMKM unggulan.

Tayang:
Penulis: M Taufik | Editor: Yuli A
m taufik
Bupati Sidoarjo saat berbincang dengan pelaku UMKM Sidoarjo 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO – Program Kurma (Kartu Usaha Perempuan Mandiri) Sidoarjo kembali dilanjutkan. Tahun ini targetnya ada 2.400 kelompok usaha perempuan yang bisa mendapatkan kucuran bantuan permodalan lewat program tersebut.

Pengucuran bantuan lewat Dinas Koperasi dan Usaha Mikro itu diharap bisa sesuai target. Makanya, dinas diminta untuk mengintensifkan sosialisasi kepada pelaku usaha perempuan yang tersebar di 18 Kecamatan di Sidoarjo.

“Sosialisasi harus sampai ke tingkat RT dan RW, supaya kelompok-kelompok usaha perempuan mandiri bisa benar-benar tersentuh,” pesan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.

 

Bupati menegaskan bahwa program ini gratis. Kelompok yang mendapat bantuan tidak dipungut biaya sama sekali. Jika ada pungutan, bupati minta segera dilaporkan agar bisa diproses.

 

Dari program ini, Gus Muhdlor berharap 5 tahun ke depan semakin banyak kelompok UMKM yang berdiri. Masing-masing RT dan RW punya produk UMKM unggulan.

 

 “Tercatat di tahun 2022 Sidoarjo mampu mencetak 300 UMKM go to ekspor. Dan kedua, kita harus mempermudah pelaku UMKM untuk perizinan, bantuan sertifikasi halal, hingga nantinya setiap rapat baik tingkat Dinas atau Kecamatan wajib menyuguhkan produk dari UMKM Sidoarjo sendiri,” terangnya.  

 

Proses pendaftaran atau pengajuan Kurma tahun ini terbilang lebih mudah dibanding tahun sebelumnya. Pengisian form pendaftaran dilakukan secara online join dengan aplikasi SiPraja agar prosesnya transparan.

 

“Tahun lalu banyak pendaftar Kurma yang bertanya-tanya alasan mengapa tidak lolos. Karena itu, tahun ini dibikin online agar pendaftar bisa mengetahui secara rinci dan lengkap apa saja persyaratan yang dibutuhkan serta peserta yang lolos bisa mengetahui siapa-siapa saja sehingga tidak ada yang disembunyikan atau dicurangkan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Sidoarjo, Edy Kurniadi.(ufi)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved