Sabtu, 18 April 2026

Berita Kota Batu Hari Ini

Khawatir Pasar Induk Tak Dikelola Maksimal, DPRD Kota Batu Usulkan Bentuk Dinas Pasar

Apalagi pasar induk ini akan jadi ikon di Batu, jangan sampai pengelolaannya amburadul. Kalau untuk masalah pembangunan fisik pasar sejauh ini tidak..

Penulis: Dya Ayu | Editor: Yuli A
dya ayu wulansari
Pasar Induk Among Tani, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pasar Induk Kota Batu saat ini sudah hampir rambung dibangun. Pengerjaan pembangunan sudah 94 persen dan memasuki tahap finishing.

Apabila sesuai rencana, pasar induk terbesar di Indonesia itu akan diresmikan pada bulan Mei mendatang.

 


Dari hasil sidak, DPRD Kota Batu menilai proses pembangunan dan hasil bangunan sejauh ini tak ada masalah.

 


Hanya saja menurut DPRD Kota Batu, sebaiknya pengelolaan pasar Induk Kota Batu dikelola oleh OPD khusus. Sehingga pengelolaan dapat fokus pada satu OPD yang bertanggung jawab mengelola pasar.

 


“Dengan membentuk Dinas Pasar menurut kami bisa jadi opsi dalam mengelola Pasar induk, mengingat selama ini ketika pasar dikelola UPT masih belum maksimal,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, Jumat (31/3/2023).

 


Menurut Khamim, dalam mengelola Pasar Induk Kota Batu, kali ini Pemkot harus maksimal dan terorganisir, untuk itu perlu dibentuk Dinas Pasar.

 


“Apalagi pasar induk ini akan jadi ikon di Batu, jangan sampai pengelolaannya amburadul. Kalau untuk masalah pembangunan fisik pasar sejauh ini tidak ada kendala,” jelasnya.

 


Sementara itu Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Batu, saat ini tengah menggarap Raperda pengelolaan pasar bersama badan eksekutif.

 


“Dalam waktu dekat kami akan membahas ini dengan Bagian Hukum Pemkot Batu dan Diskumdag. Pembahasan nantinya soal regulasi pengelolaan pasar, manajemen pasar hingga pengaturan lapak,” kata Ketua Bapemperda DPRD Kota Batu, Syaifuddin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved