Berita Lamongan Hari Ini
5 Rumah Terancam Hanyut Akibat Tebing Bengawan Solo Longsor di Desa Ketintang, Lamongan
Sebanyak 5 rumah warga yang terancam hanyut adalah rumah Asbu Iman, Murjani, Suwoto, Samuji dan Yatiman.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yuli A
SURYAMALANG,COM, LAMONGAN - Tebing tanggul Bengawan Solo di wilayah Desa Ketintang Kecamatan Laren kritis dan mengancam 5 rumah warga.
Sebagian pondasi bagian dapur yang baru selesai dibangun 2 bulan lalu menggantung lantaran tanggul di belakang bangunan rumah mengalami sliding.
Tanggul desa sliding sepanjang 15 meter dengan kedalaman 1 meter. Sementara tanggul desa yang masih kritis sepanjang 225 meter.
Sebanyak 5 rumah warga yang terancam hanyut adalah rumah Asbu Iman, Murjani, Suwoto, Samuji dan Yatiman.
Bangunan lima dapur bantuan pemerintahan desa milik 5 rumah warga terancam yang baru selesai dibangun 2 bulan lalu.
Pondasi dapur dibangun cukup dalam dan tebal sekaligus dimaksudkan sebagai penahan tebing tanggul. Namun kini menggantung karena tanah longsor setelah permukaan air Bengawan Solo surut.
"Pokoknya setelah air Bengawan Solo turun, tanah dibawah pondasi ikut hanyut, " ungkap Asbu Iman saat ditemui Surya.co.id di lokasi, Minggu (16/4/2023).
Ia dan 4 kepala keluarga lainnya hanya bisa berharap tidak terus sliding Pasca surutnya luapan air Bengawan Solo secara tiba - tiba.
Abu, warga korban longsor tetap dihantui was-was saat air Bengawan Solo mengalami pasang surut.
"Tiap tahun tanggul desa kami ini longsor,"kata Asbu.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Muhammad Muslimin mengungkapkan, lokasi rawan di Dusun Ketintang Laren itu sebenarnya bukan lagi memakan tanggul.
Karena tanggulnya sudah hilang tergerus arus air Bengawan Solo. Jadi itu sudah masuk pekarangan warga.
Lahan di Ketintang terus bergerak setiap musim, saat air pasang juga membawa dampak, saat air surut lebih parah lagi, karena tebing tanggul longsor.
Lima anggota kepala keluarga atau pemilik rumah sudah banyak melakukan upaya untuk menahan tanggul agar tidak longsor, diantaranya dengan menanam pohon di bibir sungai.
Ia berharap agar para korban diminta tidak larut dalam kesedihan dan terus berdoa agar tidak terjadi longsor lanjutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Tebing-tanggul-Bengawan-Solo-di-wilayah-Desa-Ketintang-Kecamatan-Laren-lamongan.jpg)