Berita Malang Hari Ini

Deddy Mizwar: Sekarang Dakwah Semakin Lebih Mudah

Sejumlah artis papan atas hadir dalam tadarus Ramadan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
DOK./UMM
Deddy Mizwar dan Dwiki Dharmawan dalam tadarus Ramadan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (14/4/2023). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sejumlah artis papan atas hadir dalam tadarus Ramadan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (14/4/2023). Ada Deddy Mizwar, Dwiki Dharmawan, dan Ita Purnamasari.

Ada beragam acara dalam tadarus bertema Strategi Dakwah Melalui Seni Budaya ttersebut.

UKM Teater UMM menampilkan teater berjudul 'Pengakuan' karya Asrul Sani, pelukis alumni UMM, Sadikin Pard menampilkan live painting dengan melukis bangunan Dome UMM, dan sebagainya.

Deddy Mizwar menyatakan saat ini dakwah lewat seni budaya lebih mudah. Apalagi dakwah melalui bidang perfilman.

"Sekarang cukup dengan HP. Tanpa biaya besar, sudah bisa bikin channel sendiri," kata Deddy Mizwar.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) ini membandingkan dengan pembuatan film zaman dulu. Dulu perlu banyak perangkat dan banyak pekerja untuk membuat film.

Menurutnya, seharusnya sekarang metode dakwah lebih kreatif. Tantangannya adalah pengisian konten dakwah. Butuh kreativitas untuk mengisi konten dakwah.

"Saya dakwah lewat audio visual karena TV tidak menunjukkan bahwa jumlah umat Islam itu banyak. Padahal 85 persen penduduk Indonesia beragama Islam. Tapi itu tidak tercermin di layar TV," paparnya.

Keresahan itulah yang membuat Deddy Mizwar berpikir dengan membuat konten Islami. Awalnya Deddy Mizwar mengisi konten Islam di sinetron Abu Nawas yang tayang di RCTI. Ternyata masyarakat menyukai film tersebut.

"Saya yakin keluarga muslim butuh tontonan untuk keluarga yang islami dan religius," katanya.

Deddy menyebut film seperti sihir yang bisa mempengaruhi penonton. Makanya konten kreator harus bertanggung saat membuat konten.

Deddy menilai dakwah lewat seni budaya tidak hanya melalui TV dan sinetron. Pendakwah juga bisa berdakwah melalui media sosial (medsos).

Saya membuat konten Islami karena itu sebagai cara saya bersyukur, dan sebagai sarana ibadah," terangnya.

Sumber: SuryaMalang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved