Berita Malang Hari Ini
Perlancar Arus Lalu-lintas di Kota Malang, Tugu TGP Segera Digeser
Penggeseran dua tugu ikonik Kota Malang itu bagian dari penyesuaian kebijakan rekayasa lalu lintas kawasan Kayutangan dan sekitarnya.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM|MALANG - Taman Tentara Genie Pelajar (TGP) dan Taman Monumen PKK di kawasan Jalan Semeru akan segera digeser. Penggeseran dua tugu ikonik Kota Malang itu bagian dari penyesuaian kebijakan rekayasa lalu lintas kawasan Kayutangan dan sekitarnya.
Saat ini, telah berlaku arus lalu lintas satu arah. Arus kendaraan dari simpang Rajabali yang menuju stadion harus sedikit berbelok ketika melintasi Tugu PKK dan TGP. Jika kedua tugu ini digeser, nantinya tidak ada arus kendaraan yang berbelok lagi.
Kabid Ruang Terbuka Hijau, Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Laode KB Al-Fitra menyatakan, penggeseran ke Tugu PKK diarahkan ke barat, sedangkan TGP ke utara.
“Geser sedikit untuk yang TGP ke barat, Monumen PKK ke utara,” ujar Laode.
Selain digeser rencananya akan dilakukan pula rehabilitasi kedua taman itu. Anggaran yang dialokasikan untuk penggeseran dan penataan tampilan taman ini senilai Rp 750 juta. Dana tersebut berasal dari APBD Kota Malang Tahun 2023. Pemkot Malang tengah melakukan lelang atau tender untuk pekerjaan konstruksinya.
Selain penataan kawasan tersebut, rencananya juga akan dibangun pemasangan kanstin median jalan yang baru untuk mempercantik kawasan.
“Dalam beberapa hari ini lelang konstruksi kita lakukan. Segera setelah pemenang tender didapatkan target pengerjaannya 90 hari. Targetnya dua bulan ke depan ini selesai dikerjakan,” pungkas Laode.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengungkapkan, Tugu TGP perlu digeser sedikit ke barat agar arus kendaraan bisa lurus menuju arah kawasan Jl Ijen. Selama ini, kendaraan harus sedikit serong kiri sebelum lurus ke Jl Ijen.
“Ya tugunya nanti digeser sedikit sehingga kendaraan bisa lurus,” ujarnya.
Menurut Widjaja, pelaksanaan rekayasa lalu lintas berjalan baik. Pangkal kemacetan yang kerap terjadi sudah terurai. Pakar Transportasi Universitas Brawijaya, Hendi Bowo sebelumnya pernah berpendapat agar kebijakan renovasi taman harus diiringi dengan rencana pengalihan arus lalu lintas. Ia menyarankan agar Pemkot Malang bisa mengantisipasi arus lalu lintas di persimpangan. (Benni Indo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/taman-tentara-genie-pelajar-tgp-di-jalan-semeru-akan-segera-digeser.jpg)