Berita Surabaya Hari Ini
Singa Betina Bernama Seruni Lahirkan Dua Bayi Imut, Koleksi Satwa KBS Surabaya Bertambah
Kebun Binatang Surabaya (KBS) memiliki koleksi satwa baru. Dua ekor singa hasil perkembangbiakan (breeding) KBS lahir belum lama ini.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM,SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) memiliki koleksi satwa baru. Dua ekor singa hasil perkembangbiakan (breeding) KBS lahir belum lama ini.
Dua ekor anakan singa tersebut berjenis kelamin perempuan dan laki-laki. "Setelah lahir sekitar pertengahan April lalu, Bapak Direktur Utama (Khoirul Anwar) memberikan nama Bima untuk singa yang jantan dan Dona untuk yang betina," kata Direktur Operasional KBS Nurika Widyasanti, ditemui di KBS, Selasa (30/5/2023).
Program Breeding tersebut merupakan buah kerjasama antara KBS dengan Jatim Park, perusahaan wisata yang berada di Kota Batu. Pada 2021 lalu, KBS meminjam sepasang singa dewasa dari Jatim Park untuk program breeding tersebut.
"Pengembangbiakan ini merupakan buah program kerjasama dengan Jatim Park. Sebelumnya, kami meminjam indukan (singa betina) bernama Seruni dan (singa) pejantan Upin di akhir 2021," katanya.
Dijelaskan oleh Nurika, pihaknya telah sejak lama melakukan berbagai upaya dalam mengembangbiakkan singa. Namun, hal itu tidaklah mudah.
Sebelum adanya program peminjaman satwa tersebut, jumlah singa di KBS baru berjumlah satu ekor dengan jenis kelamin betina. Bernama Andini, singa betina tersebut lahir pada 2005 lalu.
Itulah terakhir kali singa lahir di KBS. Setelah 18 tahun, KBS akhirnya baru bisa kembali mengembangbiakkan kembali jenis satwa ini. "Sebenarnya, kami sudah merindukan sekali satwa singa. Raja hutan dari Afrika," katanya.
Andini yang telah berusia 18 tahun juga tak memungkinkan untuk melakukan reproduksi. "Akhirnya, melalui program peminjaman satwa ini, kami bisa kembali memiliki satwa singa kembali," katanya.
Dengan bertambahnya dua anggota baru, saat ini ada 5 ekor satwa singa yang menjadi koleksi KBS. Tak berhenti di sini, ke depan KBS akan memperpanjang kerjasama breeding tersebut.
"Harapan kami, kami ingin sekali lagi ada singa lahir lagi sebelum nantinya indukan ini dikembalikan. Sehingga, nanti akan kami review di akhir masa kerjasama sebab perjanjian ini ada batas waktunya," katanya.
Setelah berumur sekitar 1,5 bulan kini bayi singa tersebut mulai dikenalkan kepada pengunjung sekalipun dengan waktu terbatas. Setiap dua hari sekali, anakan singa akan dijemur oleh perawat satwa di pagi hari selama 1 jam sebagai bagian dari perawatan.
Tak mengherankan, penampakan bayi singa ini menarik antusias pengunjung sekalipun tak bisa berinteraksi secara langsung. "Kami saat ini masih sangat berhati-hati dalam melakukan perawatan," katanya.
Saat ini, bayi singa tersebut baru mendapat asupan konsumsi susu murni dari induknya. "Perawatan paling baik adalah di bawah perawatan induknya," katanya.
"Tim medis dan perawat satwa sampai dengan hari ini hanya menjaga untuk memastikan bayi singa dalam kondisi dan sehat. Sesekali, mengambil untuk dijemur setiap pagi selama 1 jam," katanya. (bob)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/penjaga-satwa-sedang-menjemur-bima-dan-don.jpg)