Kamis, 23 April 2026

Direksi Bank Jatim Borong Saham BJTM

Saham Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim dilanda aksi jual dalam beberapa waktu terakhir.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Zainuddin
DOK./Bank Jatim
Dirut Bank Jatim, Busrul Iman. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Saham Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim dilanda aksi jual dalam beberapa waktu terakhir.

Total transaksi pembelian saham Bank Jatim mencapai 2.720.100 lembar saham atau senilai Rp 1,7 miliar.

Beberapa petinggi Bank Jatim pun turut membeli saham perseroan yang melantai di pasar saham dengan kode BJTM tersebut.

Tujuan aksi beli saham ini untuk investasi jangka panjang dengan status kepemilikan saham langsung dan sekaligus sebagai bentuk trust management terhadap kinerja perusahaan.

Direksi yang memborong saham BJTM adalah Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah Bank Jatim, R Arief Wicaksono, Direktur Keuangan, Treasury, & Global Services Bank Jatim, Edi Masrianto, Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim, Eko Susetyono, dan Direktur Kepatuhan Bank Jatim, Tonny Prasetyo.

Busrul Iman membeli 540.000 lembar saham. Kini Busrul menggenggam 2.958.900 lembar saham BJTM.

R. Arief Wicaksono membeli 317.000 lembar saham. sekarang Arief telah memiliki 728.200 lembar saham BJTM.

Edi Masrianto membeli saham BJTM sebanyak 100.000 lembar saham. Saat ini Edi resmi memiliki 327.600 lembar saham Bank Jatim.

Eko Susetyono memborong 100.000 lembar saham. Saat ini Eko sudah mengantongi 124.100 lembar saham Bank Jatim.

Tonny Prasetyo membeli 100.000 lembar saham perseroan. Jadi, kepemilikan saham BJTM oleh Tonny saat ini sebanyak 1.067.400 lembar saham.

"Pembelian saham seperti ini merupakan bentuk sense of belonging serta optimisme manajemen terhadap kinerja perusahaan ke depan," jelas Busrul kepada SURYAMALANG.COM.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved